Momentum pelatihan ini menjadi sangat vital karena Siskeudes online adalah salah satu prasyarat utama untuk pencairan dana desa. “Kalau misalnya sistem keuangan desa ini belum online, maka pasti kita ada keterlambatan dalam pencairan dana desa tahun depan,” tegas Andi Rijal, memberikan peringatan sekaligus motivasi. Bimtek selama tiga hari ini menjadi bagian integral dari transisi besar menuju sistem online yang lebih transparan dan efisien.
Senada dengan itu, Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Takalar, Nasrullah, S.Pd., menegaskan relevansi pelatihan ini di era digital. “Di era teknologi sekarang, semua dikerjakan secara digitalisasi.
Dan aplikasi Siskeudes ini adalah alat untuk melakukan pekerjaan secara digital, tentu butuh keterampilan atau pengetahuan dalam melakukannya,” ujar Nasrullah.
Dengan Siskeudes Online, Pemerintah Desa diharapkan dapat menata seluruh proses keuangan mereka mulai dari penganggaran, penggunaan dana, hingga pelaporan perpajakan dalam satu sistem terintegrasi.
Hal ini akan meningkatkan transparansi, akuntabilitas, dan meminimalkan potensi kesalahan dalam pengelolaan keuangan desa, demi terwujudnya pembangunan desa yang lebih merata dan berkelanjutan di Takalar.










