Beritapers.com, Bulukumba— Pemerintah Kelurahan Kasimpureng menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan untuk Tahun Anggaran 2027 pada Selasa, 27 Januari 2026, di Aula Kantor Lurah Kasimpureng.
Kegiatan ini membahas sejumlah usulan prioritas masyarakat, terutama di sektor infrastruktur dan kebutuhan dasar.
Musrenbang dihadiri Anggota DPRD Bulukumba Dapil I H. Safiuddin, S.Sos., M.M, Camat Ujung Bulu Andi Syamsir Achyat Patunru, S.T, Kepala Puskesmas Caile, Bhabinkamtibmas, Babinsa, unsur LPMK, para Ketua RT/RW, Kepala Lingkungan, kader PKK, kader Posyandu, kepala sekolah, perwakilan Yayasan Ma’arif, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan perempuan.
Lurah Kasimpureng A. M. Ikbal, S.AP dalam sambutannya menyampaikan sejumlah usulan prioritas yang dinilai mendesak, di antaranya perbaikan jalan beraspal yang terakhir dikerjakan pada 2006 dan kini mengalami kerusakan parah, pembangunan tanggul Sungai Teko untuk mencegah luapan air saat banjir, pembangunan pintu air kanal sungai, serta drainase besar di wilayah Sungai Bialo dan Sungai Balantieng yang rutin terdampak banjir rob. Selain itu, kebutuhan air bersih masyarakat juga menjadi perhatian utama.
Ia juga menyampaikan capaian pembangunan tahun 2025, yakni pembangunan Posyandu Era Baru dan rehabilitasi TK Damai.
Camat Ujung Bulu Andi Syamsir Achyat Patunru yang membuka kegiatan tersebut menyampaikan bahwa kondisi ekonomi saat ini menyebabkan efisiensi anggaran di berbagai daerah. Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Bulukumba tetap berupaya memperhatikan usulan prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat. Ia juga menyampaikan akan memasuki masa purna tugas pada 1 Maret 2026 dan berharap para lurah terus menjaga kebersamaan serta meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Sementara itu, Anggota DPRD Bulukumba H. Safiuddin menekankan pentingnya menyerap kebutuhan riil masyarakat dalam penentuan skala prioritas pembangunan. Ia mengungkapkan bahwa APBD Bulukumba mengalami penurunan dari sekitar Rp1,6 triliun menjadi Rp1,3 triliun, sehingga perencanaan harus difokuskan pada program prioritas yang tuntas dan berkualitas. Menurutnya, sektor air bersih, perbaikan jalan, tanggul, pintu air, serta dukungan kesejahteraan kader kesehatan perlu menjadi perhatian.
Musrenbang Kelurahan Kasimpureng berakhir pukul 12.30 WITA. Seluruh usulan akan dibahas kembali pada Musrenbang tingkat kecamatan melalui tiga delegasi yang ditunjuk, yakni Andi Indra Bangsawan, Ulil Amri, dan Erna Wati Gamal.
RR










