BERITAPERS || SINJAI — Semangat gotong royong mewarnai kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 79 UIN Alauddin Makassar di Dusun Takkalala, Desa Sanjai. Mahasiswa KKN menggelar bakti sosial dengan menyasar fasilitas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang menjadi salah satu sarana penting bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut dilakukan melalui sejumlah aksi nyata, mulai dari membersihkan lingkungan Posyandu, melakukan pengecatan hingga memasang pagar di sekitar fasilitas tersebut, Jumat (11/9/2026).
Sejak pagi, mahasiswa bersama masyarakat bergotong royong membersihkan area Posyandu. Bagian bangunan yang membutuhkan pembenahan turut ditata kembali sebelum kemudian dilakukan pengecatan agar fasilitas tersebut terlihat lebih bersih, rapi dan nyaman digunakan.
Pemasangan pagar juga menjadi bagian dari kegiatan. Selain memperbaiki tampilan lingkungan, keberadaan pagar diharapkan dapat membuat area Posyandu lebih tertata dan memberikan batas yang jelas antara fasilitas pelayanan dengan lingkungan sekitarnya.
Koordinator Desa (Kordes) KKN 79 UIN Alauddin Makassar, Muh. Nurdiansyah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan sekaligus upaya memberikan kontribusi nyata selama menjalankan pengabdian di Desa Sanjai.
Menurutnya, mahasiswa KKN tidak hanya dituntut hadir untuk menjalankan program kerja, tetapi juga harus mampu melihat kebutuhan masyarakat dan mengambil bagian dalam menyelesaikan persoalan yang ada di lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan bakti sosial ini, kami ingin memberikan kontribusi yang bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Posyandu merupakan fasilitas yang digunakan bersama, sehingga kami berupaya membantu membuat lingkungan Posyandu di Dusun Takkalala menjadi lebih bersih, rapi dan nyaman,” ujar Muh. Nurdiansyah.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara mahasiswa KKN dengan masyarakat. Proses pengerjaan yang dilakukan secara bersama-sama menunjukkan bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan penting dalam membangun lingkungan desa.
“Yang paling penting bukan hanya hasil fisiknya, tetapi bagaimana kegiatan ini bisa membangun kebersamaan antara mahasiswa dan masyarakat. Kami berharap apa yang dilakukan selama KKN dapat memberikan manfaat dan meninggalkan kesan positif bagi warga,” katanya.

Dukungan terhadap kegiatan tersebut juga datang dari warga sekaligus pemuda Desa Sanjai, Hijril. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN 79 yang memilih melakukan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Menurut Hijril, pembenahan Posyandu merupakan kegiatan positif karena fasilitas tersebut memiliki manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang berbagai kegiatan pelayanan kesehatan di tingkat dusun.
“Kami sangat mendukung kegiatan yang dilakukan teman-teman KKN. Ini merupakan bentuk kepedulian yang nyata terhadap masyarakat. Posyandu yang sebelumnya membutuhkan pembenahan sekarang menjadi lebih bersih, rapi dan tertata,” ujar Hijril.
Ia menilai keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan sosial seperti ini juga dapat memperkuat hubungan antara pemuda, masyarakat dan mahasiswa yang sedang menjalankan pengabdian.
“Kami berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti sampai di sini. Kehadiran mahasiswa KKN bisa menjadi energi positif bagi pemuda dan masyarakat untuk terus menjaga serta merawat fasilitas yang ada di desa,” katanya.
Bagi mahasiswa KKN 79, pembenahan Posyandu tersebut menjadi bagian dari pengalaman pengabdian yang mempertemukan mereka secara langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Di sisi lain, keterlibatan warga dan pemuda dalam proses pembersihan, pengecatan dan pemasangan pagar memperlihatkan bahwa pembangunan fasilitas desa tidak selalu harus dimulai dari program besar. Langkah sederhana yang dilakukan bersama dapat menjadi perubahan berarti ketika dibangun atas dasar kepedulian dan kebersamaan.
Kegiatan bakti sosial di Dusun Takkalala pun menjadi salah satu wujud nyata kehadiran mahasiswa KKN di tengah masyarakat. Tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik, mahasiswa berupaya mengambil peran sebagai bagian dari masyarakat selama masa pengabdian berlangsung.
Melalui kegiatan tersebut, KKN 79 UIN Alauddin Makassar bersama masyarakat Desa Sanjai menunjukkan bahwa pengabdian dapat diwujudkan melalui aksi sederhana yang memiliki manfaat langsung bagi lingkungan.
Semangat gotong royong yang terbangun di Posyandu Dusun Takkalala diharapkan terus berlanjut, sehingga fasilitas yang telah dibenahi dapat dijaga dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat.










