BERITAPERS || PAREPARE – Komitmen membangun budaya hidup bersih, sehat, dan peduli lingkungan kembali ditunjukkan melalui kolaborasi UPTD Puskesmas Lumpue bersama SMA Negeri 2 Parepare dalam kegiatan Kerja Bakti Sosial Terpadu yang dipusatkan di kawasan Pantai Lumpue, Kota Parepare, Jumat (31/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi Program Adiwiyata yang tidak hanya berfokus pada kebersihan lingkungan sekolah, tetapi juga mendorong peserta didik untuk terlibat langsung dalam pelestarian lingkungan di ruang-ruang publik. Pantai Lumpue dipilih sebagai lokasi kegiatan karena merupakan salah satu kawasan pesisir yang menjadi destinasi masyarakat sekaligus memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir Kota Parepare.
Ratusan peserta yang terdiri atas tenaga kesehatan Puskesmas Lumpue, kepala sekolah, guru, siswa-siswi SMA Negeri 2 Parepare, serta sejumlah unsur pendukung lainnya bergotong royong membersihkan kawasan pantai dari berbagai jenis sampah, terutama sampah plastik yang berpotensi mencemari laut. Selain aksi bersih pantai, peserta juga memperoleh edukasi mengenai pentingnya Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pengelolaan sampah, serta dampak pencemaran lingkungan terhadap kesehatan masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa upaya menjaga kesehatan masyarakat tidak dapat dilakukan hanya melalui pelayanan medis, tetapi juga harus dibarengi dengan terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan lestari.
Kepala UPTD Puskesmas Lumpue, Yusri, SKM, menegaskan bahwa persoalan kesehatan masyarakat sangat erat kaitannya dengan kondisi lingkungan. Menurutnya, berbagai penyakit berbasis lingkungan masih dapat dicegah apabila masyarakat memiliki kesadaran untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.
“Puskesmas memiliki tanggung jawab bukan hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga melakukan upaya promotif dan preventif. Salah satunya melalui kegiatan seperti ini. Kami ingin mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, agar memiliki kesadaran bahwa menjaga lingkungan berarti menjaga kesehatan diri sendiri, keluarga, dan masyarakat. Semangat gotong royong harus terus dipelihara sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Yusri.
Ia menambahkan, sinergi lintas sektor merupakan kunci keberhasilan dalam mewujudkan lingkungan yang sehat. Oleh karena itu, Puskesmas Lumpue akan terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan maupun elemen masyarakat dalam pelaksanaan program-program kesehatan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Di sisi lain, Kepala SMA Negeri 2 Parepare, Mardiah, S.Pd., M.Pd, mengatakan bahwa Program Adiwiyata yang diterapkan di sekolah tidak hanya bertujuan meraih prestasi, tetapi lebih jauh membentuk karakter peserta didik yang memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan.
“Kami ingin menanamkan kepada peserta didik bahwa menjaga lingkungan bukan sekadar kewajiban sekolah, melainkan tanggung jawab sebagai warga negara. Melalui kegiatan di Pantai Lumpue ini, siswa belajar secara langsung tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, bekerja sama, serta memiliki kepedulian sosial terhadap ruang publik. Pendidikan karakter seperti inilah yang ingin terus kami bangun melalui Program Adiwiyata,” ungkap Mardiah.
Menurutnya, pengalaman belajar di luar ruang kelas menjadi metode yang efektif dalam membangun kesadaran ekologis peserta didik karena mereka terlibat langsung dalam menyelesaikan persoalan lingkungan yang dihadapi masyarakat.
Sepanjang kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias memungut sampah, memilah limbah yang masih dapat didaur ulang, serta membersihkan sejumlah titik di sepanjang pesisir Pantai Lumpue. Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para siswa bersama tenaga kesehatan mencerminkan kuatnya kolaborasi antara dunia pendidikan dan sektor kesehatan dalam membangun kepedulian terhadap lingkungan.
Melalui kerja bakti sosial terpadu ini, Puskesmas Lumpue dan SMA Negeri 2 Parepare berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan terus meningkat. Kolaborasi lintas sektor seperti ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan yang mampu mendukung terwujudnya Kota Parepare sebagai kota yang bersih, sehat, ramah lingkungan, serta melahirkan generasi muda yang memiliki karakter peduli terhadap kesehatan dan kelestarian alam. (MLP)





















Discussion about this post