Rekrutmen Kader Baru, Strategi Membangun Kekuatan Militan
Selain memperkuat struktur, Partai Berkarya Sulsel juga tengah memprioritaskan rekrutmen kader baru, terutama dari kalangan muda. Langkah ini dianggap penting untuk memperluas basis partai sekaligus memperkuat daya saing politik di masa mendatang.
“Rekrutmen kader bukan hanya soal mengisi jabatan struktural, tapi bagaimana menumbuhkan semangat dan loyalitas kader muda untuk membela aspirasi rakyat Sulsel,” ujar Andi Baso.
Lambang Baru: Elang Garuda Simbol Kemandirian dan Keberanian
Salah satu keputusan penting hasil Munas adalah pergantian lambang partai dari pohon beringin menjadi elang garuda berkepala emas. Perubahan ini menandai semangat baru Partai Berkarya menuju arah yang lebih modern dan berkarakter nasionalis.
Sekretaris Wilayah Partai Berkarya Sulsel, Muh Darwis K., menjelaskan makna di balik lambang baru tersebut.
“Elang garuda melambangkan kekuatan, kemandirian, dan keberanian dalam menjaga kedaulatan bangsa serta kepentingan rakyat. Seperti elang, Partai Berkarya siap terbang tinggi menatap masa depan,” ujar Darwis.
Mars dan Hymne Baru, Wujud Semangat Baru Berkarya
Selain pergantian lambang, Munas juga menetapkan mars dan hymne baru untuk menandai era baru Partai Berkarya.
Mars “Bangkitlah Berkarya untuk Indonesia” dan hymne “Berkarya untuk Suara Bangsa” menjadi simbol semangat perjuangan dan dedikasi partai bagi kemajuan bangsa.
“Partai Berkarya bukan sekadar wadah politik, tetapi sebuah gerakan kebangsaan untuk rakyat Indonesia,” tegas Darwis.
Optimisme Menatap Pemilu 2029
Dengan arah baru, struktur yang diperkuat, serta semangat kolektif yang menyala, Partai Berkarya Sulsel optimistis dapat menjadi kekuatan politik signifikan di Pemilu 2029.
“Kami tinggalkan masa lalu, dan menyongsong masa depan dengan tekad baru. Dengan kerja keras dan kesolidan kader, Partai Berkarya akan menjadi kekuatan yang diperhitungkan,” pungkas Andi Baso. (MLP)










