BERITAPERS || TAKALAR – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pemerintah Kabupaten Takalar terus memperkokoh kolaborasi dalam mengakselerasi penyelenggaraan program Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Komitmen bersama tersebut diwujudkan melalui Rapat Sinergitas Pokja PKP Provinsi Sulsel dan Kabupaten Takalar yang digelar di Ruang Auditorium Kantor Bupati Takalar, Kamis (30/7/2026).
Mengusung tema “Bersinergi Mewujudkan Kawasan Permukiman Layak Huni, Aman, Nyaman dan Berkelanjutan di Kabupaten Takalar”, perhelatan ini menjadi sarana strategis untuk koordinasi, sinkronisasi, serta penyusunan rencana tindak lanjut antar-kelembagaan dalam mendukung penataan kawasan pemukiman berkualitas.
Mewakili Bupati Takalar, Kepala Bapperida Kabupaten Takalar, Drs. Rahmansyah Lantara, M.Si., secara resmi membuka jalannya rapat. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penataan sektor perumahan dan permukiman merupakan pilar prioritas Pemkab Takalar dalam mendongkrak kualitas hidup warga.
Rahmansyah memaparkan rekam jejak Pemkab Takalar yang secara konsisten melakukan intervensi penanganan kawasan kumuh. Pada tahun 2025 lalu, penataan fisik difokuskan pada pembangunan infrastruktur jalan paving block di kawasan Pappa dan Ballo II guna meningkatkan kualitas lingkungan setempat.
”Permasalahan klasik yang dihadapi dalam penyelenggaraan PKP mencakup pengelolaan sampah, sanitasi, penyediaan air bersih, hingga infrastruktur dasar. Persoalan ini tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja, melainkan membutuhkan kolaborasi lintas sektor serta dukungan penuh pemangku kepentingan,” tegas Rahmansyah.
Ia menambahkan, Pokja PKP memiliki peran krusial dalam menyatukan arah kebijakan, menyelaraskan alokasi program, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya agar pembangunan permukiman berjalan efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Sesi diskusi kemudian dipandu oleh Ketua Forum PKP Kabupaten Takalar yang juga Anggota DPRD Takalar, Hj. Husniah Rachman. Ia menjelaskan bahwa forum rapat membedah kondisi eksisting kawasan permukiman, mengevaluasi program yang tengah berjalan, menguraikan kendala lapangan, serta merumuskan rekomendasi tindak lanjut penataan kawasan.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana yang juga Kepala Bidang Pemerintahan, Pembangunan Manusia, Perekonomian, dan Infrastruktur Bapperida Takalar, Hj. Herningsih Latief, S.E., M.Adm.Pemb., menyampaikan laporan kegiatannya. Ia menegaskan bahwa agenda ini berlandaskan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Kawasan Permukiman.
”Pokja PKP adalah wadah koordinasi lintas sektor yang bertugas mengintegrasikan kebijakan dan program. Sinergitas antara Pokja PKP Sulsel dan Takalar sangat penting untuk menyelaraskan perencanaan, penganggaran, hingga penentuan solusi konkret di lapangan,” terangnya.
Rapat sinergitas ini menghadirkan tiga narasumber kunci, yakni Kabid Infrastruktur dan Kewilayahan Bappelitbangda Sulsel Ishak Amin Rusli, S.T., M.T. (Pak Tateng); representasi Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan Sulsel Ir. Muh. Adil, S.T., M.T.; serta Abdul Kadir Aslam dari Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi III.
Jajaran peserta yang hadir mencakup perwakilan Forum PKP Takalar, unsur balai kementerian, BKAD Takalar, Diskominfo-SP Takalar, hingga Dinas PUTRPKP Kabupaten Takalar.






















Discussion about this post