BeritaPers. Gowa – Tumbuh dalam balutan ukhuwah dan spiritualitas, Mushollah Institut Parahikma Indonesia pada Kamis malam (17 April 2025) kembali menjadi saksi bisu amalan mulia para penghuninya. Tradisi khidmat membaca Surah Al-Kahfi yang rutin digelar setiap malam Jumat menjelma menjadi oase ketenangan dan keberkahan bagi segenap Mahasiswa yang tinggal di asrama. Gemuruh ayat suci yang dilantunkan bersama menciptakan atmosfer religius yang kental, seolah menyelimuti setiap sudut ruangan dengan kedamaian.
Selepas lantunan azan Magrib berkumandang dan ibadah salat fardhu ditunaikan, para Mahasiswa bergegas menuju mushollah. Dipimpin oleh salah seorang pembina asrama yang penuh dedikasi, mereka duduk bersaf rapi, siap menunaikan sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW. Dengan khusyuk, bait demi bait Surah Al-Kahfi dilafalkan secara berjamaah, menyentuh relung hati dan pikiran setiap individu yang hadir. Suara yang tadinya terpisah, kini berpadu menjadi harmoni indah, mengagungkan kebesaran Sang Pencipta.
Di sela-sela lantunan ayat suci, sesekali diselipkan tausiyah singkat namun sarat makna oleh pembina asrama. Penjelasan mengenai keutamaan membaca Surah Al-Kahfi di malam Jumat semakin menambah semangat para Mahasiswa dalam menghidupkan sunnah ini. Mereka diingatkan akan cahaya kebaikan yang terpancar dari surah tersebut, penjagaan dari fitnah Dajjal, serta limpahan pahala yang dijanjikan bagi siapa saja yang mengamalkannya.
Bagi para Mahasiswa, kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan sebuah oase spiritual yang memberikan ketenangan jiwa di tengah padatnya aktivitas perkuliahan. Kebersamaan dalam membaca Al-Kahfi juga menjadi momentum berharga untuk mempererat tali persaudaraan antar penghuni asrama. Rasa memiliki dan saling mendukung semakin tumbuh kuat dalam bingkai keimanan.
Riswan, salah seorang penghuni asrama, menuturkan pengalamannya, “Malam Jumat selalu saya nantikan. Selain menambah pahala, membaca Al-Kahfi bersama teman-teman itu rasanya damai sekali. Ada kehangatan dan kekeluargaan yang semakin terasa. Semoga tradisi baik ini akan terus kami jaga dan lestarikan.”
Senada dengan Riswan, Mahasiswa lainnya juga merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Mereka berharap, kegiatan membaca Surah Al-Kahfi di malam Jumat ini dapat menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan mereka di asrama. Lebih dari itu, mereka berharap kegiatan ini mampu membentuk karakter mereka menjadi generasi muslim yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga kokoh dalam spiritualitas dan memiliki akhlakul karimah yang luhur. Dengan demikian, Asrama Institut Parahikma Indonesia tidak hanya menjadi tempat tinggal sementara, tetapi juga kawah candradimuka yang menempa para santrinya menjadi insan kamil yang bermanfaat bagi agama, nusa, dan bangsa.
(Laporan : Angkilang)





















Discussion about this post