Beritapers – || Makassar, (19/02/2025) – Sebanyak 70 dosen Fakultas Adab dan Humaniora UIN Alauddin Makassar kini telah memiliki keterampilan menulis opini dan buku setelah mengikuti pelatihan intensif selama dua hari. Pelatihan ini merupakan bagian dari upaya mendorong akademisi agar tidak hanya berkontribusi dalam jurnal ilmiah, tetapi juga dapat menulis di media populer yang lebih dekat dengan masyarakat luas.
Pelatihan yang berlangsung di kampus UIN Alauddin Makassar ini menghadirkan Syahiduz Zaman, seorang akademisi sekaligus praktisi penulisan berbasis AI dari kampus UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang telah melatih banyak dosen dalam menulis opini di media online. Dalam sesi pelatihan, peserta tidak hanya belajar teori menulis, tetapi juga langsung mempraktikkan bagaimana merancang tulisan yang menarik, substansial, dan berdampak.
Menurut Syahiduz Zaman, akademisi tidak boleh terpaku hanya pada jurnal ilmiah yang cenderung terbatas jangkauannya. “Dosen harus bisa membumikan keilmuannya. Menulis di media online memungkinkan gagasan akademisi menjangkau masyarakat lebih luas dan memberikan manfaat nyata,” ujarnya.
Dari Opini ke Buku
Salah satu hasil nyata dari pelatihan ini adalah meningkatnya kesadaran dosen akan pentingnya publikasi yang lebih luas. Tidak hanya menulis opini, para peserta juga mulai mengembangkan naskah buku berdasarkan bidang keilmuan masing-masing.
Dr. Afifuddin, salah satu peserta pelatihan, mengaku bahwa dirinya baru menyadari potensi besar dalam menulis di media online. “Saya terbiasa menulis di jurnal ilmiah dengan bahasa yang sangat formal dan kaku. Tapi setelah mengikuti pelatihan ini, saya memahami bagaimana menyederhanakan konsep keilmuan agar bisa dipahami oleh masyarakat umum,” ungkapnya.
Sementara itu, Dr. Sandra Dewi, dosen lain yang mengikuti pelatihan, kini tengah menyiapkan naskah bukunya tentang kajian budaya lokal dan pengaruhnya terhadap masyarakat modern. “Saya mendapat banyak wawasan baru, terutama tentang bagaimana menyusun buku secara sistematis dan menarik. Pendampingan setelah pelatihan ini juga akan sangat membantu kami menyelesaikan naskah hingga siap diterbitkan,” katanya.










