BERITAPERS || Pinrang — Listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Hampir seluruh aktivitas sehari-hari kini bergantung pada aliran listrik. Namun, meski Indonesia sudah merdeka 80 tahun, masih ada warga yang belum menikmati penerangan listrik di rumahnya, salah satunya karena kendala ekonomi.
Menjawab kondisi tersebut, Anggota DPRD Pinrang yang juga Ketua Komisi III dan Ketua Fraksi Partai Gerindra, Supardi, terketuk hatinya untuk membantu. Ia berkolaborasi dengan PLN UP3 Pinrang guna merealisasikan pemasangan listrik gratis bagi 23 warga kurang mampu di Kecamatan Suppa.
Dalam keterangannya, Supardi menyampaikan bahwa langkah ini berawal dari aspirasi masyarakat yang disampaikan kepadanya.
“Saya menerima banyak keluhan dari warga yang belum bisa memasang listrik karena terkendala biaya. Kami kemudian koordinasikan ke PLN, dan Alhamdulillah langsung ditindaklanjuti dengan bantuan pemasangan listrik gratis,” ujarnya.
Supardi mengapresiasi dukungan PLN yang menurutnya sangat membantu masyarakat kurang mampu.
“Ini momentum peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI. Dengan adanya listrik gratis ini, masyarakat juga bisa merasakan kemerdekaan dalam arti sesungguhnya—yakni terbebas dari gelap gulita,” tambahnya.
Sementara itu, salah seorang tokoh masyarakat Labili-bili, Paharuddin, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Supardi dan PLN.
“Berkat inisiatif Pak Dewan dan dukungan PLN, warga kami akhirnya bisa menikmati cahaya lampu di rumah. Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini,” ujarnya.
Asisten Manajer Transaksi Energi PLN UP3 Pinrang, Nurhidayat, menjelaskan bahwa pemasangan listrik gratis tersebut merupakan bagian dari program nasional Light Up The Dream (LUTD) 2025.
“Untuk Pinrang dan Enrekang, total ada 35 pelanggan yang mendapat bantuan. Khusus di Kecamatan Suppa ada 23 warga yang terbantu. Kami berterima kasih atas kerjasama Ketua Komisi III DPRD Pinrang, Pak Supardi. Semoga program ini terus berlanjut,” jelasnya.
Adapun pemasangan listrik gratis ini dipusatkan di Lingkungan Labili-bili, Kelurahan Tellumpanua, Kecamatan Suppa, Rabu (20/8/2025).
Program ini diharapkan menjadi titik terang bagi masyarakat kurang mampu agar dapat menikmati akses listrik dan meningkatkan kualitas hidup mereka.










