Lanrisang, Pinrang — Ratusan siswa SMA Negeri 10 Pinrang mengikuti kegiatan Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang dilaksanakan oleh Tim Pelayanan Buser Desa pada Senin, 25 Agustus 2025. Acara berlangsung di lingkungan sekolah dan mendapat sambutan antusias dari siswa, guru, serta orang tua yang turut hadir.
Kegiatan ini meliputi sejumlah layanan kesehatan, antara lain screening kesehatan umum, pemeriksaan status gizi, kesehatan indra (mata dan telinga), kesehatan gigi, pemeriksaan kadar Hb, hingga konsultasi masalah kesehatan lainnya.
Kepala SMA Negeri 10 Pinrang Riliani, SE,.M.Pd, menyampaikan rasa terima kasih atas kepedulian tenaga kesehatan yang hadir langsung ke sekolah. “Pemeriksaan ini sangat membantu siswa kami. Dengan mengetahui kondisi kesehatan sejak dini, mereka bisa belajar dengan lebih fokus tanpa terkendala masalah kesehatan,” ujarnya.
Kepala Puskesmas Lanrisang drg, Bertha Yestiani,.M.Kes, yang dalam kegiatan ini menegaskan pentingnya pemeriksaan kesehatan anak sekolah sebagai langkah pencegahan.
“Anak sekolah adalah aset bangsa. Pemeriksaan kesehatan sejak dini penting untuk mencegah masalah yang bisa mengganggu tumbuh kembang dan prestasi belajar mereka. Deteksi dini jauh lebih baik daripada menunggu sakit,” tegasnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa kegiatan PKG ini selaras dengan program nasional #AyosehatKemkes dan #Satusehat, yang mendorong masyarakat, khususnya pelajar, untuk lebih peduli pada kesehatan diri. “Kami ingin memastikan generasi muda di Lanrisang dan sekitarnya tumbuh sehat, kuat, dan siap bersaing di masa depan,” tambahnya.
Salah seorang siswa mengaku senang mengikuti pemeriksaan gratis tersebut. “Biasanya kalau mau periksa harus ke puskesmas, tapi sekarang bisa langsung di sekolah. Saya jadi tahu kondisi tubuh saya,” ucapnya sambil tersenyum.
Guru-guru SMA Negeri 10 Pinrang pun berharap kegiatan semacam ini bisa dilakukan secara rutin. Menurut mereka, selain memberi manfaat kesehatan, kegiatan ini juga menumbuhkan kesadaran bagi siswa tentang pentingnya menjaga pola hidup bersih dan sehat.
Dengan adanya PKG, pihak sekolah dan tenaga kesehatan berharap potensi penyakit yang sering dialami pelajar, seperti anemia, masalah gigi, atau gangguan penglihatan, dapat diketahui sejak dini sehingga segera mendapat penanganan.
Acara kemudian ditutup dengan pesan bersama dari pihak sekolah, Tim Buser Desa, untuk terus menjaga pola hidup sehat, rajin berolahraga, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang. (Mlp)





















Discussion about this post