BERITAPERS || Suppa, Pinrang – Jumat, 03 Oktober 2025, suasana pagi di MA Biharul Ulum Ma’arif dipenuhi kekhusyukan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Seperti biasanya, setiap hari Jumat madrasah ini melaksanakan program literasi Al-Qur’an, dan pada pekan ke-10 semester ganjil tahun ajaran 2025/2026, kegiatan tersebut kembali digelar dengan penuh semangat.
Kegiatan literasi yang dirangkaikan dengan Yasinan dan shalawatan berjamaah ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, serta pembina OSIM. Acara diawali dengan lantunan Asmaul Husna yang dibawakan dengan penuh penghayatan oleh Muliana kelas XII MIPA 2. Selanjutnya, kegiatan dipandu oleh Muh. Alif Adzan Ashari kelas XI, sementara peran moderator dipercayakan kepada Arida kelas XII MIPA 1.
Tidak hanya sekadar rutinitas membaca dan melantunkan dzikir, kegiatan literasi Al-Qur’an juga menjadi ajang pembinaan rohani dan akhlak. Dalam kesempatan ini, Pembina OSIM menyampaikan nasehat dan arahan kepada para siswa. Beliau mengingatkan bahwa literasi Al-Qur’an bukan hanya kegiatan seremonial, melainkan harus menjadi kebiasaan harian yang menumbuhkan rasa cinta kepada Al-Qur’an, meningkatkan disiplin, dan memperkuat semangat kebersamaan.
Kegiatan rutin setiap Jumat ini telah menjadi ciri khas madrasah dalam membangun generasi religius. Para siswa juga tampak antusias mengikuti rangkaian acara, membuktikan bahwa semangat kebersamaan dan cinta pada Al-Qur’an terus tumbuh di lingkungan MA Biharul Ulum Ma’arif.
Kepala MA Biharul Ulum Ma’arif, Arifuddin, S.Pd., M.Pd, menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Menurutnya, rutinitas literasi Al-Qur’an merupakan bagian penting dari misi madrasah dalam membentuk pribadi peserta didik yang berkarakter religius, berakhlak mulia, dan berprestasi.
“Kegiatan literasi Al-Qur’an seperti Yasinan dan shalawatan berjamaah ini bukan hanya memperkuat spiritualitas siswa, tetapi juga melatih mereka dalam kebersamaan, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Kami di madrasah berkomitmen menjadikan program ini sebagai pondasi utama dalam membangun generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas moral dan spiritual yang kuat,” ujar Arifuddin.
Ia juga menambahkan bahwa OSIM periode 2024/2025 memegang peranan penting dalam menyukseskan kegiatan ini. Dengan keterlibatan siswa sebagai moderator, pemandu, dan pelantun Asmaul Husna, madrasah memberikan ruang bagi mereka untuk mengembangkan potensi kepemimpinan, keterampilan publik speaking, serta kemampuan manajerial.
“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dengan semangat yang sama, agar siswa-siswi kita semakin siap menghadapi tantangan zaman dengan bekal ilmu pengetahuan dan akhlak yang mulia,” tambahnya.
Dengan mengusung semangat #MadrasahMandiriBerprestasi, kegiatan literasi Al-Qur’an di MA Biharul Ulum Ma’arif menjadi salah satu wujud nyata komitmen madrasah dalam membentuk generasi Qur’ani yang unggul, religius, dan berprestasi. (Mlp)










