BERITAPERS || Pinrang, 10 September 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pinrang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan dan menumbuhkan kesadaran berzakat, infaq, serta sedekah di kalangan pelajar dan guru. Bertempat di Ruangan Guru UPT SMAN 10 Pinrang, Baznas melaksanakan sosialisasi Zakat, Infaq, dan Sedekah yang dirangkaikan dengan penyerahan bantuan pendidikan kepada siswa kurang mampu sekaligus berprestasi.
Sebanyak 10 siswa menerima bantuan pendidikan senilai Rp350.000 per orang dengan total Rp3.500.000. Bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban siswa dan orang tua, sekaligus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua III Bidang Program Kegiatan Baznas Kabupaten Pinrang, Dra. Hj. Fatimah Bakkede, didampingi staf Hamzah. Dalam arahannya, Hj. Fatimah menekankan pentingnya kesadaran berzakat, berinfaq, dan bersedekah sebagai ibadah sekaligus sarana pemberdayaan masyarakat.
“Melalui program Baznas, kami ingin menghadirkan manfaat nyata. Bantuan ini adalah hasil dari zakat, infaq, dan sedekah yang dikelola dengan amanah, lalu dikembalikan kepada masyarakat melalui bidang pendidikan, sosial, dan kemanusiaan,” ujarnya.
Kegiatan ini diikuti oleh kepala sekolah, para wakasek, guru, staf, siswa penerima bantuan, serta pengurus BAZ UPT SMAN 10 Pinrang. Usai penyerahan bantuan, acara dilanjutkan dengan diskusi interaktif yang dipandu Wakasek Humas, Arpah Anwar.
Dalam diskusi, Baznas juga memperkenalkan gerakan sederhana namun sarat makna, yakni “Celengan Sedekah Seribu”. Sebanyak 15 celengan dibagikan kepada siswa dan guru. Program ini akan dilaksanakan setiap hari Jumat, dengan tujuan menanamkan kebiasaan berbagi sejak dini.
Kepala SMAN 10 Pinrang, Riliani, SE, M.Pd, menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih kepada Baznas atas perhatian yang besar terhadap dunia pendidikan. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban siswa, tetapi juga memberi inspirasi agar anak-anak belajar berbagi. Nilai karakter inilah yang sangat kami butuhkan untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia,” tutur Riliani.
Senada dengan itu, Wakasek Humas, Arpah Anwar, menilai kegiatan ini sejalan dengan visi sekolah. “Program ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi pendidikan sosial dan spiritual. Melalui sedekah seribu, kami melatih anak-anak dan guru agar membiasakan diri berbagi. Dari hal kecil, InsyaAllah akan lahir generasi yang dermawan dan peduli,” ungkapnya.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama. Suasana kekeluargaan begitu terasa, menghadirkan semangat baru bagi siswa dan guru untuk terus berkontribusi dalam gerakan zakat, infaq, dan sedekah. (Mlp)



















