BeritaPers. Palu – Suasana akademik yang penuh semangat menyelimuti Auditorium UIN Datokarama Palu pada Senin, 3 November 2025. Bukan seminar biasa, kali ini Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Ilmu Alquran dan Tafsir (IAT) FUAD berkolaborasi apik dengan Forum Komunikasi Mahasiswa Tafsir Hadis se-Indonesia (FKMTHI) wilayah Sulawesi.
Mereka mempersembahkan Seminar Nasional bertajuk “Sinergi Mahasiswa Tafsir Hadis dalam Menyamai Revitalisasi Kearifan Lokal dan Literasi Digital di Wilayah Sulawesi.” Sebuah tema yang sangat relevan dan mendalam, bukan?
Panggung kehormatan diisi oleh dua sosok luar biasa. Ada Dr. Tamrin, M.Ag, Wakil Dekan (Wadek) III FUAD yang selalu mencerahkan. Dan yang menjadi magnet utama adalah Muh. Anwar HM. Sosok ini sungguh memikat! Beliau adalah Dosen FTK UIN Alauddin Makassar, Kepala Lab. Microleading Manajemen Pendidikan, Kaprodi Manajemen STIMI YAPMI Makassar, dan CEO ITMT Indonesia.
Ketika Muh. Anwar HM mengambil alih mic, energi di ruangan langsung berubah. Dengan gaya penyampaian yang mengalir, renyah, dan terkadang diselingi humor cerdas, beliau mampu “menghipnotis” setiap peserta. Suasana menjadi sangat nyaman dan fokus, seolah beliau sedang bercerita akrab tentang masa depan digital dan kearifan lokal. Peserta tak hanya mendengarkan, tapi benar-benar tertarik dan terlibat dalam setiap pembahasan, menjadikan sesi ini sangat hidup.

Mengapa tema ini diangkat? Ketua Panitia, Faiz Burhani, dengan tenang menjelaskan dua misi utama di baliknya. “Pertama, ini soal literasi digital,” ujarnya. “Melihat maraknya penyalahgunaan di ruang digital, kami merasa perlu memberikan pemahaman yang benar.” Misi kedua tak kalah penting: mengangkat kembali nilai-nilai kearifan lokal yang mulai redup.






















Discussion about this post