BERITA PERS || Waetuoe, Pinrang – Jum’at, 7 November 2025. Nuansa religius dan kebersamaan terasa kuat di lingkungan SDN 63 Wae Tuoe Lanrisang Kabupaten Pinrang, pada Jumat pagi. Seluruh siswa bersama para guru dan tenaga kependidikan melaksanakan kegiatan JUMRASA (Jumat Rasa Syukur dan Amal) yang diisi dengan shalat Duha berjamaah, doa bersama, serta kegiatan sosial yang sarat makna pembinaan karakter dan nilai spiritual.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda rutin sekolah yang terus digalakkan dalam rangka menanamkan nilai-nilai religius, kedisiplinan, dan rasa syukur kepada peserta didik. Sejak pagi, halaman sekolah tampak ramai dengan para siswa yang berbaris rapi mengikuti prosesi shalat Duha berjamaah, di bawah bimbingan guru pembimbing Malika, S.Pd.I.
Dalam arahannya, Malika menegaskan bahwa kegiatan JUMRASA bukan sekadar rutinitas, melainkan sarana pembinaan akhlak dan pembiasaan positif di lingkungan sekolah.
“Kami ingin menanamkan kebiasaan baik sejak dini. Shalat Duha bersama ini menjadi media untuk melatih kedisiplinan, kekhusyukan, serta rasa syukur siswa atas nikmat yang telah diberikan Allah SWT,” ujar Malika.
“Selain itu, melalui kegiatan amal dan doa bersama, kami membiasakan anak-anak untuk memiliki empati dan semangat berbagi terhadap sesama,” tambahnya.
Kegiatan JUMRASA juga diisi dengan sesi refleksi dan tausiyah singkat yang disampaikan oleh guru, mengajak siswa untuk terus meningkatkan keimanan, menjaga sopan santun, dan memperkuat rasa hormat kepada guru serta orang tua.
Kepala SDN 63 Wae Tuoe, Andi Bau Tenri Ampa, S.Pd, turut memberikan apresiasi terhadap antusiasme seluruh warga sekolah. Ia menilai kegiatan ini menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan JUMRASA karena kegiatan ini selaras dengan visi sekolah kami, yaitu menciptakan generasi yang berilmu, beriman, dan berakhlak mulia,” tutur Andi Bau Tenri Ampa.
“Dengan membiasakan siswa beribadah dan berbagi, kami berharap nilai-nilai kejujuran, disiplin, serta kepedulian sosial dapat tumbuh kuat dalam diri mereka,” lanjutnya.
Suasana kekhusyukan terlihat jelas ketika seluruh siswa menunaikan shalat Duha secara berjamaah di halaman sekolah. Setelah ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama dan pengumpulan sedekah yang nantinya disalurkan kepada warga yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan JUMRASA ini, SDN 63 Wae Tuoe terus menunjukkan komitmennya untuk menjadi sekolah yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga menanamkan pendidikan karakter dan spiritual. Program ini juga mendapat dukungan penuh dari para orang tua siswa yang melihat dampak positifnya terhadap sikap dan perilaku anak-anak di rumah.
“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi sekolah-sekolah lain, karena pembinaan moral dan spiritual harus berjalan beriringan dengan pendidikan intelektual,” tutup Kepala Sekolah Andi Bau Tenri Ampa.
Dengan semangat kebersamaan, kegiatan JUMRASA di SDN 63 Wae Tuoe menjadi bukti nyata bahwa pendidikan karakter berbasis religius dapat dilaksanakan dengan menyenangkan, inspiratif, dan penuh makna. (MLP)










