BERITAPERS || Pinrang — Upaya Pemerintah Kabupaten Pinrang dalam meningkatkan standar kebersihan dan tata kelola lingkungan menjelang penilaian Adipura 2025 semakin dimatangkan. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah monitoring dan peninjauan langsung ke fasilitas-fasilitas publik, termasuk sektor kesehatan. Pada Senin (17/11/2025), Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid, S.Sos melakukan kunjungan ke Puskesmas Lanrisang untuk memastikan kesiapan sarana, prasarana, serta tata kelola kesehatannya berjalan sesuai standar yang mendukung keberhasilan Pinrang dalam meraih anugerah bergengsi tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati Pinrang disambut langsung oleh Kepala Puskesmas Lanrisang, drg. Bertha Yestiani, M.Kes bersama jajaran struktural dan tenaga kesehatan. Kunjungan berlangsung dengan agenda peninjauan secara menyeluruh, mulai dari area pelayanan utama, ruang tunggu, poliklinik, ruang tindakan, sanitasi, ruang persalinan, area hijau, hingga sistem manajemen sampah medis dan non-medis.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Adipura bukan semata-mata tentang kompetisi atau pencapaian, tetapi merupakan komitmen moral untuk membangun perilaku kolektif antara pemerintah, lembaga publik, serta masyarakat terhadap kepedulian lingkungan.
Menurutnya, Puskesmas memiliki peran sentral sebagai role model edukasi lingkungan, karena selain menjadi pusat pelayanan kesehatan, puskesmas adalah tempat transmisi edukasi hidup bersih dan sehat bagi masyarakat.
“Adipura bukan hanya tentang lingkungan bersih, tetapi budaya sadar lingkungan. Puskesmas sebagai garda terdepan pelayanan kesehatan harus menjadi contoh dalam budaya hidup bersih, tertib, sehat, dan ramah lingkungan,” ujarnya.
Bupati juga memberikan apresiasi terhadap kesiapan awal dan inovasi yang dilakukan Puskesmas Lanrisang, serta mendorong unit layanan kesehatan lain di Kabupaten Pinrang untuk terus meningkatkan standar mutu pelayanan dan lingkungan kerja.
Kepala Puskesmas Lanrisang, drg. Bertha Yestiani, M.Kes, menyampaikan bahwa pihaknya telah menerapkan sejumlah program berbasis lingkungan dan pelayanan publik berstandar mutu. Sejumlah inovasi terkait pengelolaan lingkungan, edukasi kesehatan masyarakat, serta penataan fasilitas kini terus diperkuat.
“Kami memperkuat budaya hidup bersih dan lingkungan sehat bukan hanya karena penilaian Adipura, tetapi sebagai standar kerja dan pelayanan kami di Puskesmas Lanrisang. Kami ingin menunjukkan bahwa kualitas layanan tidak hanya dilihat dari tenaga medis, tetapi juga melalui lingkungan yang tertata, nyaman, dan aman,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa seluruh staf dan tenaga kesehatan berkomitmen menjalankan prinsip zero waste awareness, peningkatan area hijau, serta efektifitas sistem sanitasi. Selain itu, Puskesmas Lanrisang juga gencar melakukan edukasi ke masyarakat melalui penyuluhan kesehatan berbasis lingkungan.
Kegiatan kunjungan ditutup dengan sesi diskusi internal mengenai tindak lanjut, identifikasi kebutuhan sarana pendukung, serta evaluasi program kebersihan lintas sektor. Pemerintah Kabupaten Pinrang menegaskan bahwa keberhasilan Adipura bukan hanya ditujukan untuk penghargaan tingkat nasional, melainkan sebagai penciptaan budaya sehat yang berdampak jangka panjang.
Dalam waktu dekat, pihak puskesmas direncanakan akan memperluas kolaborasi bersama pemerintah kecamatan, sekolah, kader kesehatan, dan kelompok masyarakat guna memperkuat kesadaran lingkungan sebagai bagian dari lifestyle masyarakat.
Kunjungan tersebut menjadi bukti bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Pinrang terhadap kesehatan dan lingkungan berjalan secara simultan, terukur, dan berkelanjutan. Puskesmas Lanrisang hadir bukan hanya sebagai pusat pelayanan kuratif, tetapi juga sebagai katalis dalam gerakan transformasi budaya bersih, sehat, dan ramah lingkungan di masyarakat. (Mlp)










