BERITAPERS || MAKASSAR — Pemerintahan desa adalah ujung tombak yang bersentuhan langsung dengan denyut nadi masyarakat. Menyadari besarnya tanggung jawab tersebut, puluhan perangkat desa se-Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, berkumpul untuk memperkuat fondasi manajerial dalam agenda Pelatihan Tupoksi dan Arahan Kerja Perangkat Desa Tahun 2025 yang digelar di Hotel Almadera, Makassar, Kamis (25/12/2025).
Di tengah dinamika regulasi dan tuntutan publik yang kian tinggi, pemahaman mendalam mengenai Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) bukan lagi sekadar pelengkap administratif, melainkan sebuah keharusan. Pelatihan ini dirancang untuk memastikan bahwa setiap perangkat desa mulai dari Sekertaris Desa hingga Kaur memiliki kompas yang jelas dalam menjalankan roda pemerintahan di tingkat akar rumput.
“Pelayanan publik yang prima hanya bisa lahir dari tangan perangkat desa yang paham betul di mana batas tanggung jawabnya dan bagaimana fungsi itu dijalankan,” ungkap salah satu pemateri dalam sesi pembukaan yang khidmat.
Sekcam Tompobulu, Darmawangsa Daeng Tika, S.E dalam arahannya menjelaskan bahwa lebih dari sekadar teori, pelatihan ini memberikan arahan kerja konkret untuk menyongsong tahun anggaran 2025.
Perangkat desa ditantang untuk tidak hanya bekerja secara rutin, tetapi mampu menerjemahkan kebijakan strategis menjadi program yang menyentuh kebutuhan warga Tompobulu. Pemahaman tupoksi yang matang diharapkan dapat meminimalisir kesalahan prosedur dalam pengelolaan dana desa dan penguatan layanan kependudukan, terangnya.
Tujuan besar dari pertemuan di Hotel Almadera ini adalah membangun kesadaran kolektif. Bahwa di balik jabatan sebagai perangkat desa, melekat amanah untuk menjaga integritas institusi pemerintahan desa. Dengan pemahaman tupoksi yang tajam, setiap langkah kerja yang diambil menjadi lebih terukur dan akuntabel, jelasnya.
Melalui bekal arahan kerja ini, perangkat desa se-Kecamatan Tompobulu diharapkan pulang membawa semangat baru, semangat untuk bekerja lebih tertib, lebih disiplin, dan lebih berorientasi pada kemajuan masyarakat desa di pegunungan Gowa tersebut. Profesionalisme yang dibangun dari pemahaman tugas diharapkan menjadi mesin penggerak utama Tompobulu yang lebih unggul di masa depan, harapnya.





















Discussion about this post