BERITAPERS || Parepare, 14 Juli 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Posko Kelurahan Ujung Bulu melaksanakan kegiatan Revitalisasi Kebun Gizi pada Selasa (14/7) pukul 16.00 WITA di Kebun Gizi Kelurahan Ujung Bulu, Kecamatan Ujung, Kota Parepare.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan stunting melalui optimalisasi pemanfaatan lahan sebagai sumber pangan bergizi.
Kebun Gizi Kelurahan Ujung Bulu sebelumnya merupakan program yang telah dirintis oleh Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 115 sebagai upaya mendukung ketahanan pangan dan pencegahan stunting di tingkat kelurahan.
Namun, setelah masa pengabdian KKN Gelombang 115 berakhir, kebun tersebut belum memiliki sistem pengelolaan lanjutan yang berkelanjutan sehingga secara bertahap tidak lagi dimanfaatkan secara optimal.
Kondisi tersebut menyebabkan area kebun dipenuhi semak belukar dan gulma sehingga fungsi kebun sebagai lahan produktif menjadi tidak berjalan.
Melihat kondisi tersebut, Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Posko Ujung Bulu berinisiatif melakukan revitalisasi untuk mengembalikan fungsi Kebun Gizi sebagai ruang produktif yang dapat dimanfaatkan kembali.
Kegiatan ini menjadi bentuk keberlanjutan dari program yang sebelumnya telah dibangun sekaligus upaya mahasiswa dalam menghadirkan solusi nyata terhadap kebutuhan pangan bergizi di tingkat masyarakat.
Kegiatan revitalisasi dilakukan oleh delapan mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 Posko Ujung Bulu. Seluruh Mahasiswa bergotong royong melakukan pembersihan area kebun, mulai dari menebas semak belukar, membersihkan gulma, mengangkat sisa tanaman liar, hingga melakukan penataan kembali lahan agar siap digunakan sebagai media budidaya tanaman pangan bergizi.
Setelah proses pembersihan dan penataan lahan dilakukan, mahasiswa KKN mulai melakukan pengembangan Kebun Gizi melalui penanaman berbagai jenis sayuran bergizi, sepertisawi, kangkung, dan bayam.
Pemilihan tanaman tersebut didasarkan pada pertimbangan nilai gizi, kemudahan dalam proses budidaya, serta manfaatnya sebagai sumber pangan yang dapat menunjang pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat.
Revitalisasi Kebun Gizi tidak hanya berfokus pada perbaikan kondisi fisik lahan, tetapi juga menjadi langkah awal dalam menciptakan sistem pemanfaatan kebun yang lebih berkelanjutan.
Melalui pengelolaan yang baik, kebun ini diharapkan dapat menjadi sumber penyedia bahan pangan bergizi, khususnya sayuran, yang dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga di Kelurahan Ujung Bulu.
Selain sebagai sumber pangan, keberadaan Kebun Gizi juga diharapkan dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pemanfaatan lahan kosong untuk menghasilkan pangan secara mandiri.
Hal ini sejalan dengan upaya pencegahan stunting yang tidak hanya dilakukan melalui edukasi kesehatan, tetapi juga melalui peningkatan akses masyarakat terhadap pangan bergizi dan berkualitas.
Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 juga berharap adanya keterlibatan masyarakat dan pihak kelurahan dalam pengelolaan Kebun Gizi agar program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan meskipun masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.
Melalui kegiatan ini, Mahasiswa KKN Universitas Hasanuddin Gelombang 116 menunjukkan komitmennya dalam melanjutkan program pemberdayaan yang telah dirintis sebelumnya serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Revitalisasi Kebun Gizi diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat ketahanan pangan keluarga dan mendukung upaya pencegahan stunting secara berkelanjutan di Kelurahan Ujung Bulu.





















Discussion about this post