BERITAPERS || Takalar kini semakin menunjukkan wajah barunya. Hadirnya gerbang batas Kabupaten Takalar yang terletak di Kecamatan Polongbangkeng Utara, tepat di perbatasan dengan Kabupaten Gowa, menjadi simbol perubahan sekaligus penegasan identitas daerah.(20/1/2026)
Gerbang megah tersebut berdiri sebagai penanda wilayah administratif yang tidak hanya fungsional, tetapi juga bernilai estetika dan representatif sebagai pintu masuk kabupaten.
Pembangunan gerbang batas ini dinilai sebagai langkah strategis Pemerintah Kabupaten Takalar dalam mempercantik kawasan perbatasan sekaligus menciptakan kesan pertama yang positif bagi masyarakat luar yang memasuki wilayah Takalar.
Selain memperjelas batas daerah, keberadaan gerbang ini juga menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap daerahnya sendiri.
Apresiasi pun mengalir kepada Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus, MM, Daeng Manye dan Wakil Bupati DR H. Hengky Yasin yang dinilai konsisten menghadirkan pembangunan yang menyentuh langsung wajah daerah.
Penataan kawasan perbatasan tersebut dianggap sebagai bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam mewujudkan Takalar yang tertata, modern, dan berkarakter.
Sejumlah warga Polongbangkeng Utara menyambut baik pembangunan gerbang batas tersebut. Mereka menilai kehadiran gerbang ini membawa dampak positif, baik dari sisi keindahan lingkungan maupun citra daerah.
“Dulu kalau masuk Takalar biasa saja, sekarang sudah kelihatan beda. Ada kebanggaan tersendiri sebagai warga Takalar,” ujar Rahman, salah seorang warga setempat, saat diambil keterangannya.
Hal senada disampaikan Nurhayati, warga yang sehari-hari melintas di kawasan perbatasan Takalar–Gowa. Menurutnya, gerbang batas ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam menata wilayah.
“Ini bukan hanya soal bangunan, tapi simbol bahwa Takalar terus berbenah dan maju. Semoga pembangunan seperti ini terus berlanjut sampai ke desa-desa,” katanya.
Masyarakat berharap, pembangunan gerbang batas tersebut dapat diikuti dengan penataan fasilitas pendukung lainnya, seperti penerangan jalan, kebersihan lingkungan, serta ruang terbuka hijau di sekitar kawasan perbatasan. Dengan demikian, kawasan pintu masuk Kabupaten Takalar dapat benar-benar menjadi ikon daerah yang membanggakan.
Ke depan, warga optimistis di bawah kepemimpinan Bupati H. Mohammad Firdaus, MM, Daeng Manye, Kabupaten Takalar akan terus mengalami perubahan positif, tidak hanya dari sisi infrastruktur, tetapi juga pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.




















Discussion about this post