BERITAPERS || Depok, Jawa Barat — Seorang perempuan berinisial DP (41), warga Kota Solo, Jawa Tengah, yang diketahui berprofesi sebagai pekerja seks komersial (PSK), ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di wilayah Depok Barat. Peristiwa tersebut kini dalam penanganan aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Depok Barat.
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Depok Barat, Iptu Isnaini, menjelaskan bahwa pihak kepolisian telah melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
“Korban sudah dilakukan autopsi untuk mengetahui penyebab pasti kematiannya. Saat ini kami masih menunggu hasil resmi dari tim forensik,” ujar Iptu Isnaini kepada wartawan.
Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, polisi menetapkan seorang pria berinisial AP (23), warga Purworejo, Jawa Tengah, sebagai tersangka dalam kasus tersebut. AP diketahui merupakan tamu terakhir yang dilayani korban sebelum ditemukan meninggal dunia.
Menurut Isnaini, pada hari kejadian korban melayani sedikitnya enam tamu di hotel tersebut. “Dari keterangan saksi dan hasil penyelidikan, tersangka AP merupakan pelanggan terakhir yang bersama korban di dalam kamar sebelum korban ditemukan tidak bernyawa,” jelasnya.
Fakta lain yang terungkap, suami korban diketahui berada di kamar hotel yang berbeda saat peristiwa terjadi. Setelah mendapat informasi bahwa istrinya meninggal dunia, suami korban bahkan turut membantu pihak kepolisian dalam mengamankan tersangka.
“Suami korban kooperatif dan membantu proses pengamanan tersangka setelah mengetahui kejadian tersebut,” tambah Isnaini.
Dalam pemeriksaan, suami korban juga mengungkapkan bahwa dirinya sebenarnya tidak menyetujui pekerjaan istrinya sebagai pekerja seks komersial. Namun, setiap kali ia menasihati atau melarang, korban kerap mengancam akan meminta cerai.
Atas perbuatannya, tersangka AP kini telah diamankan di Polsek Depok Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi masih mendalami motif serta kronologi lengkap kejadian tersebut, termasuk menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab kematian korban.
Kasus ini masih terus dikembangkan guna mengungkap seluruh fakta yang berkaitan dengan peristiwa tragis tersebut. (MLP)










