BERITAPERS || MAKASSAR — Senin, 26 Januari 2026. Semarak peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah di Sulawesi Selatan dipastikan akan berlangsung lebih meriah melalui rencana penyelenggaraan Event Muharram berskala regional yang digagas oleh event organizer nasional, Basri Achmad. Kegiatan tersebut akan dipusatkan di Kota Makassar dan mendapat dukungan penuh dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sulawesi Selatan sebagai mitra strategis publikasi dan promosi.
Muharram sebagai salah satu bulan mulia dalam kalender Islam memiliki makna spiritual yang mendalam bagi umat Muslim. Di berbagai belahan dunia, peringatan Tahun Baru Islam kerap dirayakan melalui rangkaian kegiatan keagamaan, budaya, hingga pawai dan festival yang sarat nilai religius. Tradisi tersebut menjadi inspirasi bagi penyelenggara untuk menghadirkan event serupa di Sulawesi Selatan, dengan konsep yang memadukan unsur religi, budaya, ekonomi kreatif, dan promosi pariwisata daerah.
Kesepakatan kerja sama antara Basri Achmad dan SMSI Sulsel ditandai melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang berlangsung di salah satu warung makan di Makassar, Senin. Kerja sama ini diharapkan menjadi awal dari kolaborasi jangka panjang dalam menghadirkan berbagai event berskala regional maupun nasional di Sulawesi Selatan.
Basri Achmad menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen menghadirkan Event Muharram sebagai kegiatan yang tidak hanya bernuansa seremonial, tetapi juga memiliki dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.
“Event Muharram ini kami rancang sebagai ruang syiar Islam sekaligus wadah promosi potensi daerah. Dengan menggandeng SMSI Sulsel, kami optimistis gaung kegiatan ini akan lebih luas, tidak hanya di Sulsel tetapi juga secara nasional,” ujar Basri.
Ia menambahkan, Makassar dipilih sebagai lokasi utama karena memiliki infrastruktur yang memadai serta posisi strategis sebagai pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia (KTI). Menurutnya, keberhasilan event ini akan membuka peluang bagi Makassar dan Sulsel untuk menjadi pusat penyelenggaraan berbagai event besar di wilayah timur Indonesia.
“Dengan berbagai event yang kita laksanakan, secara otomatis Makassar akan semakin dikenal sebagai pusat kegiatan di KTI. Ini sejalan dengan upaya mendorong pertumbuhan sektor pariwisata, ekonomi kreatif, dan UMKM,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua SMSI Sulsel, Anwar Sanusi, menyambut baik inisiatif tersebut dan menegaskan komitmen SMSI untuk mendukung penuh penyebarluasan informasi kegiatan kepada publik.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan. Sulawesi Selatan memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pameran dan event, baik tingkat nasional maupun internasional. SMSI siap menjadi mitra strategis dalam publikasi dan promosi,” ujar Anwar.
Anwar juga menyebutkan bahwa dukungan SMSI Sulsel akan melibatkan jaringan sekitar 300 media siber anggota SMSI di seluruh kabupaten/kota di Sulawesi Selatan. Dengan dukungan tersebut, informasi mengenai Event Muharram diharapkan dapat menjangkau masyarakat luas dan menarik minat pengunjung dari berbagai daerah.
Event Muharram yang direncanakan berlangsung beberapa bulan mendatang ini akan menjadi tonggak awal rangkaian kegiatan event di era kepemimpinan Gubernur Sulawesi Selatan dan Wali Kota Makassar saat ini. Penyelenggara juga berencana melibatkan berbagai unsur, mulai dari pemerintah daerah, tokoh agama, komunitas seni dan budaya, hingga pelaku UMKM.
Selain kegiatan keagamaan seperti zikir, doa bersama, dan tausiah, Event Muharram juga direncanakan akan diisi dengan pameran produk lokal, pertunjukan seni Islami, serta berbagai aktivitas edukatif yang bernuansa kebudayaan.
Melalui kolaborasi antara Basri Achmad dan SMSI Sulsel, Event Muharram diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga ikon baru peringatan Tahun Baru Islam di Sulawesi Selatan yang berdampak positif bagi syiar Islam, penguatan identitas budaya, serta pertumbuhan ekonomi daerah. (*)










