BERITAPERS.COM || Bulukumba — Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Bulukumba menggelar Pelatihan Dai dan Daiyah selama dua hari, Rabu–Kamis, 11–12 Februari 2026, di Masjid Kapal Munzalan, Bulukumba.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi kader dakwah Pemuda Muhammadiyah agar mampu menyampaikan ajaran Islam secara bijak, aktual, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Pelatihan tersebut terselenggara melalui kolaborasi sejumlah pihak sebagai bentuk komitmen bersama dalam penguatan dakwah dan pembinaan umat.
Ketua PD Pemuda Muhammadiyah Bulukumba, Amran, mengatakan pelatihan ini merupakan bagian dari upaya menyiapkan dai dan daiyah yang tidak hanya memiliki kemampuan retorika, tetapi juga pemahaman keislaman yang mendalam.
“Dakwah hari ini membutuhkan kesiapan ilmu, akhlak, dan kemampuan membaca kondisi umat. Pelatihan ini diharapkan melahirkan dai dan daiyah yang siap terjun ke tengah masyarakat,” ujar Amran.
Salah satu narasumber, Abd. Halim Amsur yang merupakan penyuluh agama, membawakan materi tentang perhitungan zakat. Ia menekankan pentingnya pemahaman fikih zakat yang benar agar para dai mampu memberikan edukasi yang tepat kepada masyarakat.
“Zakat bukan hanya ibadah personal, tetapi juga instrumen sosial yang sangat penting. Dai harus memahami perhitungannya agar tidak terjadi kekeliruan di tengah umat,” jelasnya.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri Anggota DPRD Bulukumba daerah pemilihan Bontobahari – Bontotiro, Dr. Supriadi, serta sejumlah pimpinan persyarikatan Muhammadiyah.
Hadir di antaranya Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Bulukumba Ust. Yakin, Wakil Ketua PDM Muhajir dan Andi Safwan, serta Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah Bulukumba Hj. Banri Alang. Dukungan juga datang dari Pimpinan Pemuda Muhammadiyah Bontobahari bersama sekretarisnya.
Pelatihan Dai dan Daiyah ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak kader dakwah yang profesional, berintegritas, dan mampu menjawab tantangan dakwah di era modern.
Laporan: Ridho Ridwan || Editor: Kemal






















Discussion about this post