BERITAPERS || MAKASSAR – Bupati Takalar, Daeng Manye, menghadiri prosesi penandatanganan Nota Kesepakatan (Memorandum of Understanding/MoU) antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan Badan Pusat Statistik (BPS) RI.
Kesepakatan ini berfokus pada penyediaan, pemanfaatan, dan pengembangan data serta informasi statistik guna mendukung percepatan pembangunan di Sulawesi Selatan.
Kegiatan strategis tersebut berlangsung di Ruang Rapat Pimpinan, Gedung A Lantai 2, Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, pada Jumat (13/3/2026).
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan bersama Kepala BPS RI, Amalia Adininggar Widyasanti.
Sinergi Lintas Sektoral
Agenda ini menjadi momentum penguatan kolaborasi antarwilayah yang turut dihadiri oleh:
Para Kepala Daerah (Bupati/Wali Kota) se-Sulawesi Selatan. Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
Kepala Bagian Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah.
Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo-SP) se-Sulawesi Selatan.
Mendukung Kebijakan Berbasis Data
Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Selatan menekankan bahwa MoU ini merupakan implementasi kebijakan nasional untuk memperkuat ketersediaan data statistik sebagai fondasi perencanaan daerah.
Integrasi data diharapkan mampu meningkatkan akurasi sasaran program-program kesejahteraan sosial.
”Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memandang perlu memperkuat sinergi dengan BPS RI dalam pengelolaan data yang akurat, mutakhir, dan terpadu. Hal ini krusial untuk memastikan proses pengambilan kebijakan pembangunan jauh lebih efektif,” tegasnya.
Komitmen Kabupaten Takalar
Menanggapi kerja sama tersebut, Bupati Takalar, Daeng Manye, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah langkah taktis untuk meningkatkan kualitas instrumen kebijakan di tingkat kabupaten agar lebih terarah dan presisi.
”Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan berbasis data (data-driven).
Kami berharap sinergi ini dapat mengakselerasi kualitas pembangunan daerah serta taraf kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kabupaten Takalar,” pungkas Daeng Manye.


















Discussion about this post