Semangat Subuh Mahasiswa Asrama Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan, Pembelajaran ICT Digelar di Mushollah menjadi gambaran nyata bagaimana waktu pagi dimanfaatkan secara produktif dan bermakna oleh para mahasiswa. Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada aspek spiritual, tetapi juga mengintegrasikan pengembangan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman. Dengan suasana yang tenang dan penuh kekhusyukan, para mahasiswa memulai hari mereka dengan energi positif dan semangat belajar yang tinggi.
Kegiatan pembelajaran subuh di Asrama Institut ‘Aisyiyah Sulawesi Selatan berlangsung dengan penuh semangat dan kekhidmatan. Bertempat di mushollah asrama, kegiatan diawali dengan pelaksanaan sholat subuh berjamaah yang diikuti oleh para mahasiswa dengan tertib dan penuh kesadaran akan pentingnya ibadah sebagai fondasi kehidupan.
Setelah melaksanakan sholat subuh, para mahasiswa tidak langsung kembali ke aktivitas masing-masing, melainkan melanjutkan dengan kegiatan pembelajaran yang telah terjadwal. Hal ini menunjukkan adanya budaya disiplin dan komitmen yang kuat dalam memanfaatkan waktu secara optimal sejak dini hari. Usai melaksanakan ibadah, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran ICT yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital mahasiswa. Suasana yang awalnya khusyuk kemudian berubah menjadi interaktif dan penuh antusiasme saat sesi pembelajaran dimulai, menciptakan keseimbangan antara spiritualitas dan intelektualitas.Materi disampaikan oleh salah satu senior, Resky Wahyuni, yang berasal dari Fakultas Syariah dan Hukum. Dalam penyampaiannya, ia membawakan materi tentang desain grafis menggunakan Canva, sebuah platform yang mudah digunakan dan sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa di era digital yang terus berkembang. Para peserta terlihat aktif mengikuti penjelasan serta praktik langsung yang diberikan selama sesi berlangsung. Resky Wahyuni menjelaskan berbagai dasar desain grafis, mulai dari pemilihan warna yang tepat, pemanfaatan template secara kreatif, hingga teknik membuat desain yang menarik, komunikatif, dan memiliki nilai estetika.
Kegiatan ini juga turut didampingi oleh para pembina asrama, yakni Dahlan dan Angkilang, yang memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa. Dalam kesempatan tersebut, mereka mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam keterampilan digital yang sangat dibutuhkan untuk menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan.
Selain itu, senior lainnya juga tampak turut membantu mendampingi jalannya pembelajaran, yakni Fadil dan Sofyan Sauri. Kehadiran mereka semakin menambah suasana belajar menjadi lebih kondusif, interaktif, serta memperkuat rasa kebersamaan di antara seluruh peserta kegiatan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga pengalaman belajar yang menyenangkan dan kolaboratif. Interaksi antara senior dan junior menciptakan lingkungan belajar yang suportif, sehingga setiap peserta merasa lebih percaya diri dalam mengembangkan kemampuan mereka. Harapannya, melalui kegiatan seperti ini akan lahir generasi muda yang mampu bersaing di dunia kerja di masa mendatang, dengan bekal kemampuan, kreativitas, serta kedisiplinan yang telah dilatih sejak dini, sehingga mampu menjadi individu yang unggul, adaptif, dan berdaya saing tinggi.






















Discussion about this post