BERITAPERS || TAKALAR – Pemandangan berbeda terlihat di kawasan Kantor Bupati Takalar pada Jumat pagi (24/4/2026). Puluhan personel Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Takalar tampak kompak menanggalkan seragam formal sejenak untuk bergotong royong dalam aksi “Jumat Bersih”.
Kegiatan yang dipusatkan di area depan kantor Diskominfo ini bukan sekadar rutinitas bersih-bersih biasa. Aksi tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh staf dan jajaran pimpinan untuk mempererat sinergi, sekaligus menjaga estetika lingkungan kerja di pusat pemerintahan Kabupaten Takalar.
Cerminan Semangat Kerja Profesional
Selain menciptakan lingkungan yang asri, kegiatan ini membawa pesan kuat terkait peningkatan kualitas pelayanan publik. Lingkungan yang tertata rapi dinilai mencerminkan semangat kerja yang profesional, sehat, dan produktif.
Sebagai bagian dari lingkup Kantor Bupati, upaya menjaga kebersihan area Diskominfo turut memberikan kontribusi nyata dalam mempercantik wajah pusat pemerintahan daerah. Di sisi lain, kegiatan gotong royong ini mampu membangun komunikasi yang lebih cair antarstaf di luar rutinitas pekerjaan harian.
”Lingkungan yang bersih adalah cerminan semangat kerja yang sehat. Kami ingin memastikan area perkantoran tetap asri agar koordinasi antarinstansi di lingkup Pemkab Takalar semakin nyaman,” ujar salah satu staf di sela-sela kegiatan.
Fokus Penataan Area Kantor
Adapun aksi pembersihan kali ini meliputi beberapa titik fokus, di antaranya:
- Pemangkasan rumput yang mulai liar di halaman depan.
- Pembersihan saluran air (selokan) untuk mengantisipasi genangan.
- Penataan area parkir agar lebih rapi, teratur, dan sedap dipandang.
Menanamkan Budaya Peduli Lingkungan
Kegiatan ini diharapkan dapat terus dilakukan secara konsisten sebagai upaya menanamkan budaya peduli lingkungan di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN).
Dengan lingkungan kerja yang bersih dan segar, produktivitas dalam mengelola informasi serta komunikasi publik di Kabupaten Takalar diharapkan dapat terus meningkat secara signifikan. (*)





















Discussion about this post