BERITAPERS || Makassar — Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar kembali memperkuat upaya digitalisasi sektor industri melalui kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas) bagi Pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) Angkatan II yang berlangsung di Karebosi Premier Hotel Makassar, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan pemahaman pelaku Industri Kecil Menengah terhadap pentingnya pengelolaan data industri yang terintegrasi dan berbasis digital. Puluhan peserta dari berbagai sektor usaha industri tampak antusias mengikuti sosialisasi yang menghadirkan narasumber dari instansi terkait.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Evy Aprialti, SE., MM, bersama jajaran Kepala Bidang, Pejabat Fungsional serta narasumber dari instansi terkait.
Melalui kegiatan tersebut, Disperindag Makassar mendorong para pelaku IKM agar lebih aktif memanfaatkan Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), sebuah platform digital yang dikembangkan Kementerian Perindustrian Republik Indonesia untuk mendukung pelaporan dan pengelolaan data industri secara nasional.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Makassar, Evy Aprialti, SE., MM., dalam sambutannya menjelaskan bahwa tujuan utama SIINas adalah menciptakan sistem pendataan industri yang akurat, terintegrasi, dan mudah diakses oleh pemerintah maupun pelaku usaha. Menurutnya, keberadaan data industri yang valid sangat penting dalam mendukung perencanaan kebijakan, pembinaan, hingga pengembangan sektor industri secara berkelanjutan.
“SIINas hadir untuk mempermudah pelaku industri dalam menyampaikan data usahanya secara online dan terintegrasi. Dengan data yang akurat dan real time, pemerintah dapat menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran sekaligus memberikan pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa pemanfaatan SIINas memberikan banyak manfaat bagi pelaku IKM, mulai dari kemudahan administrasi, percepatan layanan perizinan, akses terhadap program pemerintah, hingga peluang pengembangan usaha yang lebih luas melalui keterhubungan dengan ekosistem industri nasional.
Selain materi terkait SIINas, peserta juga mendapatkan pemaparan mengenai Online Single Submission Risk Based Approach (OSS RBA) yang disampaikan oleh Sekretaris DPMPTSP Kota Makassar, Andi Fadly, S.STP., M.Si, Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa OSS RBA merupakan sistem perizinan berusaha berbasis risiko yang diterapkan pemerintah untuk mempermudah dan mempercepat proses perizinan usaha.
Menurutnya, melalui OSS RBA, tingkat risiko suatu kegiatan usaha menjadi dasar dalam penentuan jenis perizinan yang dibutuhkan. Sistem ini dinilai mampu memberikan kepastian hukum, efisiensi pelayanan, serta mempercepat proses legalitas usaha bagi pelaku industri dan UMKM.
“Dengan OSS RBA, proses perizinan menjadi lebih sederhana, cepat, transparan, dan terintegrasi. Pelaku usaha kini dapat mengurus perizinan secara online sesuai tingkat risiko usahanya,” jelasnya di hadapan peserta sosialisasi.
Ia berharap para pelaku IKM di Kota Makassar dapat memahami mekanisme OSS RBA sehingga mampu menjalankan usaha secara legal, tertib administrasi, dan memiliki daya saing yang lebih baik di tengah perkembangan dunia usaha yang semakin dinamis.
Kegiatan sosialisasi ini sekaligus menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kota Makassar dalam mendukung pengembangan sektor industri yang modern, inklusif, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi pembangunan Kota Makassar sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Penulis: Rafiuddin | Editor: Kemal | Admin: Rafiuddin





















Discussion about this post