BERITAPERS || PAREPARE — Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) kembali menunjukkan komitmennya dalam penanganan persoalan lingkungan dan mitigasi banjir dengan melaksanakan kegiatan pengerukan saluran drainase di Jalan Bau Massepe depan CU Baru, Kelurahan Cappa Galung, Kecamatan Bacukiki Barat, Kamis (14/5/2026) pagi.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Parepare, Abd Waris Muhiddin, S.Pd. Pengerukan dilakukan sebagai langkah preventif guna mengatasi sedimentasi lumpur serta penumpukan sampah yang selama ini dinilai menghambat kelancaran aliran air di kawasan tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan itu Camat Bacukiki Barat Andriansyah, S.STP., M.Si, Lurah Cappa Galung Hidayatullah, S.Sos, Bhabinkamtibmas Kelurahan Cappa Galung Aipda Kasril, personel Dinas Lingkungan Hidup (DLH), serta sejumlah petugas Damkar yang bersama-sama melakukan pemantauan dan pembersihan saluran hingga selesai.
Pengerukan dilakukan menggunakan peralatan manual dan armada pendukung dengan fokus membersihkan endapan lumpur, sampah plastik, dan material lain yang menyumbat drainase. Kondisi saluran yang mengalami pendangkalan dinilai berpotensi menyebabkan genangan air bahkan banjir apabila intensitas hujan meningkat dalam beberapa waktu ke depan.
Kepala Dinas Damkar Parepare, Abd Waris Muhiddin, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemerintah Kota Parepare dalam menjaga fungsi drainase agar tetap optimal, terutama di titik-titik rawan genangan.
Menurutnya, penanganan dini sangat penting dilakukan guna meminimalisir dampak yang dapat ditimbulkan ketika curah hujan tinggi terjadi.
“Pembersihan dan pengerukan saluran ini kami lakukan sebagai bentuk respon cepat terhadap kondisi drainase yang mengalami pendangkalan akibat lumpur dan sampah. Kami ingin memastikan aliran air kembali normal sehingga potensi genangan maupun banjir dapat ditekan semaksimal mungkin,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, selain melakukan pengerukan, pihaknya juga terus melakukan pemantauan terhadap sejumlah saluran drainase di beberapa wilayah Kota Parepare yang dianggap membutuhkan penanganan segera.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, DLH, dan unsur terkait lainnya agar penanganan drainase bisa dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Bacukiki Barat, Andriansyah, memberikan apresiasi atas gerak cepat yang dilakukan Tim Damkar Parepare bersama DLH dalam menangani persoalan drainase di wilayahnya. Ia menilai sinergi antarinstansi menjadi faktor penting dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya banjir saat musim hujan.
“Kegiatan seperti ini sangat positif karena menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Drainase yang bersih tentu akan memperlancar aliran air dan mengurangi risiko genangan. Kami mengapresiasi Kepala Damkar beserta seluruh personel yang turun langsung ke lapangan melakukan pengerukan,” ungkapnya.
Menurut Andriansyah, persoalan drainase tidak dapat ditangani pemerintah semata tanpa dukungan dan kesadaran masyarakat. Karena itu, ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak membuang sampah ke saluran air.
“Kesadaran masyarakat sangat penting. Kami berharap warga ikut menjaga kebersihan drainase di lingkungan masing-masing agar upaya pemerintah dalam penanganan banjir dapat berjalan maksimal,” katanya.
Di tempat yang sama, Lurah Cappa Galung, Hidayatullah, turut menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat yang dilakukan Damkar Parepare bersama unsur kecamatan dan aparat keamanan. Ia menilai kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian pemerintah terhadap kenyamanan dan keselamatan masyarakat.
“Saluran drainase di kawasan ini memang membutuhkan perhatian karena adanya endapan lumpur dan sampah yang menghambat aliran air. Kami bersyukur adanya kolaborasi lintas instansi sehingga penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan efektif,” tuturnya.
Ia juga berharap masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah sembarangan ke dalam drainase yang dapat memicu penyumbatan.
“Kami mengimbau warga agar bersama-sama menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing. Jika drainase bersih dan terawat, maka risiko banjir maupun genangan bisa diminimalisir,” tambahnya.
Kegiatan pengerukan tersebut mendapat perhatian warga sekitar yang menyambut baik langkah pemerintah dalam menangani persoalan drainase di wilayah mereka. Sejumlah warga bahkan terlihat ikut membantu proses pembersihan dan pengangkutan sampah dari dalam saluran.
Selain memperlancar aliran air, kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Parepare dalam meningkatkan pelayanan publik di bidang lingkungan serta memperkuat upaya mitigasi bencana banjir, khususnya di wilayah Kecamatan Bacukiki Barat yang menjadi salah satu kawasan dengan tingkat aktivitas masyarakat cukup padat.
Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat, diharapkan kondisi drainase di Kelurahan Cappa Galung dapat tetap terjaga sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan bebas dari potensi genangan air saat musim penghujan tiba. MLP)










