Beritapers.com, Makassar Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan sapi kurban di wilayah Makassar mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.
Salah satu pedagang sapi kurban di Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Syahiruddin bisa akrab dipanggil Tetta Kajang, mengaku penjualan tahun ini lebih ramai sejak awal bulan.
“Alhamdulillah, tahun ini permintaan meningkat dibanding tahun lalu. Banyak pelanggan sudah pesan dari jauh hari,” ujar Tetta saat ditemui di lokasi penjualan sapinya, Kamis (14/5/2026).
Menurutnya, masyarakat kini mulai berburu hewan kurban lebih awal demi mendapatkan sapi dengan kondisi terbaik dan harga yang masih stabil. Dalam dua pekan terakhir, Tetta mengaku telah menjual sekitar 10 ekor sapi.
“Pembeli hampir tiap hari datang. Biasanya paling ramai saat akhir pekan atau hari libur,” katanya.
Tetta menyebut sapi asal Bulukumba menjadi jenis yang paling banyak diminati pembeli karena kualitas dagingnya dinilai baik untuk kurban. Adapun harga sapi yang dijual bervariasi, mulai Rp 13 juta hingga di atas Rp 20 juta tergantung ukuran dan berat hewan.
“Yang paling banyak dicari itu sapi ukuran sedang sampai besar. Pembeli biasanya cari yang sehat dan sesuai syariat,” tambahnya.
Ia memperkirakan penjualan akan terus meningkat hingga mendekati Hari Raya Idul Adha. Untuk memenuhi kebutuhan pelanggan, dirinya juga menambah stok sapi yang didatangkan dari sejumlah daerah.
Selain melayani pembelian langsung, Tetta kini mulai membuka sistem pemesanan lebih awal agar pembeli dapat memilih sapi sesuai kebutuhan dan anggaran.
Sementara itu, salah seorang pembeli, Awaluddin, warga Kabupaten Maros, mengaku sengaja datang bersama keluarga dan rekannya untuk mencari sapi kurban yang sesuai keinginan.
“Kami datang ke sini pilih-pilih sapi untuk kurban dan tentunya harus sesuai budget. Saya datang bersama keluarga dan teman-teman untuk lihat-lihat dulu sapi yang ada,” ujarnya.
Awaluddin mengatakan dirinya sudah menjadi pelanggan tetap di lokasi penjualan tersebut sejak tahun lalu. Sebelum membeli, ia terlebih dahulu memastikan kondisi fisik sapi dalam keadaan sehat dan memenuhi kriteria hewan kurban.
“Sapi yang saya cari harus kelihatan sehat dari fisiknya, gesit, besar dan berisi. Ada beberapa yang cocok dan harganya sekitar Rp 17,5 juta,” katanya.
Ia berharap pada Iduladha tahun ini dapat kembali berkurban dan bahkan menambah jumlah hewan kurban agar lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.
“Harapan saya di Lebaran Iduladha tahun ini semoga bisa berkurban lebih banyak lagi agar bisa saling berbagi dan merasakan kebahagiaan di hari kurban nanti,” tutupnya.
(Irsan).





















Discussion about this post