BERITAPERS, Makassar – Ikatan Alumni Ikatan Senat Mahasiswa Ekonomi Indonesia (IKA-ISMEI) Sulselbartra melakukan audiensi dengan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan sebagai bagian dari rangkaian persiapan pelantikan kepengurusan IKA-ISMEI Sulselbartra.
Pertemuan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara IKA-ISMEI Sulselbartra dengan Bank Indonesia, khususnya dalam mendorong peningkatan kapasitas generasi muda, penguatan literasi ekonomi dan keuangan, serta kontribusi alumni ekonomi terhadap pembangunan daerah.
Ketua Panitia Pelantikan IKA-ISMEI Sulselbartra, Aditya Putra Asnawing, S.Ak., MM, mengatakan pelantikan kepengurusan nantinya tidak hanya diarahkan sebagai agenda seremonial organisasi, tetapi diharapkan menjadi momentum awal untuk menghadirkan program-program yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan perekonomian Sulawesi Selatan.
“IKA-ISMEI Sulselbartra ingin membangun organisasi yang tidak hanya aktif secara internal, tetapi juga mampu menjadi mitra strategis dalam menghadirkan gagasan dan program yang relevan dengan tantangan ekonomi daerah,” ujar Aditya.
Menurut Aditya, kolaborasi dengan Bank Indonesia memiliki arti penting mengingat tantangan perekonomian ke depan membutuhkan keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi alumni dan generasi muda.
IKA-ISMEI Sulselbartra, kata dia, ingin mendorong alumni ekonomi agar mengambil peran yang lebih besar dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, membangun literasi ekonomi dan keuangan, serta mendorong lahirnya gagasan yang dapat memperkuat perekonomian masyarakat di Sulawesi Selatan.
“Kami ingin alumni ekonomi mengambil peran lebih besar dalam memberikan edukasi, membangun literasi ekonomi dan keuangan, serta mendorong lahirnya gagasan-gagasan yang dapat memperkuat ekonomi masyarakat Sulawesi Selatan,” lanjutnya.
Dalam audiensi tersebut, kedua pihak juga membahas sejumlah peluang sinergi dalam kegiatan edukasi dan pengembangan kapasitas. Beberapa isu yang menjadi perhatian antara lain perkembangan ekonomi daerah, digitalisasi, penguatan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), literasi keuangan, serta pemberdayaan generasi muda.
Pembahasan tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya generasi muda dan pelaku UMKM, dalam menghadapi perkembangan ekonomi dan transformasi digital yang terus berlangsung.
Bagi IKA-ISMEI Sulselbartra, komunikasi dengan Bank Indonesia diharapkan tidak berhenti pada agenda audiensi menjelang pelantikan. Organisasi alumni tersebut berharap hubungan yang telah dibangun dapat dikembangkan menjadi kolaborasi konkret dan berkelanjutan melalui berbagai program yang memiliki manfaat bagi masyarakat dan pembangunan ekonomi daerah.
Sekretaris Panitia Pelantikan IKA-ISMEI Sulselbartra, Muh. Riswandi, turut menjadi bagian dalam rangkaian persiapan kegiatan tersebut. Namun, dalam bahan rilis yang tersedia belum terdapat kutipan atau pernyataan langsung dari Muh. Riswandi mengenai hasil audiensi.
Aditya menegaskan bahwa semangat yang dibangun dalam rangkaian persiapan pelantikan adalah memperkuat sinergi dengan berbagai pihak, bukan sekadar melakukan silaturahmi kelembagaan.
“Semangat kami adalah membangun sinergi, bukan sekadar silaturahmi. Pelantikan menjadi momentum konsolidasi, sementara agenda setelahnya adalah bagaimana IKA-ISMEI dapat memberikan kontribusi yang nyata bagi daerah,” tutup Aditya Putra Asnawing.
Melalui audiensi tersebut, IKA-ISMEI Sulselbartra berharap hubungan dengan Bank Indonesia Perwakilan Sulawesi Selatan dapat terus berkembang dan melahirkan berbagai bentuk kolaborasi yang mendukung penguatan literasi ekonomi, pemberdayaan UMKM, peningkatan kapasitas generasi muda, serta pembangunan ekonomi Sulawesi Selatan. (*)





















Discussion about this post