BERITAPERS || PADAKKALAWA, PINRANG — Rabu, 20 Mei 2026. Suasana religius dan penuh kekeluargaan menyelimuti Dusun Lalle, Desa Padakkalawa, Kecamatan Mattiro Bulu, saat Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kecamatan Mattiro Bulu menggelar pengajian rutin bulanan, yang dihadiri para pengurus dan anggota majelis taklim dari berbagai desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemerintah desa, serta ratusan jamaah yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan tersebut.
Kegiatan pengajian rutin ini merupakan agenda pembinaan umat yang secara konsisten dilaksanakan BKMT Kecamatan Mattiro Bulu sebagai sarana memperkuat ukhuwah islamiyah, meningkatkan pemahaman keagamaan masyarakat, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga di wilayah Kecamatan Mattiro Bulu.
Sejak pagi hari, para jamaah tampak memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan busana muslim dan muslimah bernuansa Islami. Kehadiran masyarakat dari berbagai desa menunjukkan tingginya semangat kebersamaan serta antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan syiar Islam yang rutin dilaksanakan tersebut.
Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang menghadirkan suasana khusyuk dan menyejukkan hati para jamaah. Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan zikir bersama, pembacaan salawat, sambutan-sambutan, hingga tausiyah agama yang menjadi inti kegiatan pengajian bulanan BKMT tersebut.
Dalam sambutannya, panitia pelaksana menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan pengajian rutin dalam suasana aman, tertib, dan penuh kebersamaan. Mereka juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan mendukung suksesnya kegiatan tersebut, mulai dari pengurus BKMT, pemerintah desa, tokoh masyarakat, hingga warga Dusun Lalle yang turut bergotong royong menyiapkan seluruh kebutuhan acara.
Puncak kegiatan diisi dengan tausiyah agama yang dibawakan oleh Ustad H. Abdullah Wahab, Lc., M.Pd. yang mengangkat tema mengenai makna dan hikmah ibadah qurban menjelang Hari Raya Iduladha. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa ibadah qurban memiliki nilai spiritual dan sosial yang sangat besar dalam kehidupan umat Islam.
Menurutnya, qurban bukan hanya sekadar ritual penyembelihan hewan, tetapi merupakan bentuk nyata ketundukan dan ketaatan seorang hamba kepada Allah SWT sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
“Ibadah qurban mengajarkan umat Islam tentang arti keikhlasan, pengorbanan, dan kepatuhan kepada Allah SWT. Selain itu, qurban juga menjadi sarana mempererat solidaritas sosial dan menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, terutama kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ustad Abdullah Wahab di hadapan jamaah.
Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan momentum Iduladha sebagai kesempatan memperbaiki hubungan sosial, memperkuat persaudaraan, serta meningkatkan semangat berbagi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Ketika kita berqurban dengan hati yang ikhlas, maka bukan hanya hewan qurbannya yang bernilai ibadah, tetapi juga tumbuh rasa kasih sayang, kepedulian, dan kebersamaan di tengah masyarakat,” tambahnya.
Tausiyah yang disampaikan dengan bahasa yang sederhana namun penuh makna tersebut mendapat perhatian serius dari para jamaah. Banyak peserta terlihat khusyuk menyimak materi ceramah hingga kegiatan selesai.
Kepala Desa Padakkalawa, Hedar Ahmad, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pelaksanaan pengajian rutin BKMT di wilayahnya. Ia menilai kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan penuh nilai kebersamaan.
“Kami selaku pemerintah desa sangat mengapresiasi kegiatan pengajian rutin BKMT Kecamatan Mattiro Bulu yang dilaksanakan di Dusun Lalle, Desa Padakkalawa. Kegiatan seperti ini sangat positif karena menjadi wadah mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah islamiyah, sekaligus meningkatkan pemahaman agama masyarakat,” ujar Hedar Ahmad.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah desa akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan sosial kemasyarakatan yang membawa manfaat bagi masyarakat luas.
“Pengajian rutin seperti ini bukan hanya menjadi sarana menambah ilmu agama, tetapi juga mampu memperkuat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Kami berharap kegiatan BKMT terus berjalan secara istiqamah dan menjadi motivasi bagi masyarakat untuk meningkatkan iman, takwa, serta kepedulian sosial,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Hedar Ahmad berharap semangat gotong royong dan kebersamaan yang terlihat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Desa Padakkalawa.
Sementara itu, para jamaah yang hadir mengaku merasa bersyukur dan bahagia dapat mengikuti pengajian rutin BKMT yang dinilai memberikan banyak manfaat, baik dari sisi spiritual maupun sosial. Selain menambah wawasan keislaman, kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempertemukan masyarakat dari berbagai desa dalam suasana penuh persaudaraan.
Kegiatan pengajian rutin bulanan BKMT Kecamatan Mattiro Bulu kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipanjatkan untuk keselamatan, keberkahan, dan kesejahteraan masyarakat. Suasana haru dan kebersamaan tampak begitu terasa ketika para jamaah saling bersalaman dan berinteraksi dengan penuh keakraban usai acara berlangsung.
Melalui kegiatan tersebut, BKMT Kecamatan Mattiro Bulu diharapkan terus menjadi motor penggerak pembinaan umat dan syiar Islam di tengah masyarakat. Pengajian rutin ini juga menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan, nilai-nilai keagamaan, dan budaya silaturahmi tetap tumbuh kuat di tengah kehidupan masyarakat Desa Padakkalawa dan Kecamatan Mattiro Bulu secara umum. (MLP)










