BERITAPERS || LERO, SUPPA — Sebanyak 1.700 kepala keluarga (KK) di Desa Lero, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, menerima bantuan pangan berupa beras dari Perum Bulog. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Kantor Desa Lero, Selasa (8/9/2026).
Dalam penyaluran tersebut, setiap keluarga penerima manfaat mendapatkan 30 kilogram beras, sehingga total bantuan beras yang disalurkan kepada masyarakat Desa Lero mencapai sekitar 51 ton.
Proses penyaluran bantuan dipantau langsung oleh Kepala Desa Lero Ahmad Syarif, S.Pd.I, bersama Bhabinkamtibmas Desa Lero Aiptu Rafilman. Pemantauan dilakukan guna memastikan pendistribusian berjalan tertib, lancar, dan bantuan diterima oleh masyarakat sesuai dengan data penerima yang telah ditetapkan.
Kepala Desa Lero Ahmad Syarif menyampaikan apresiasinya terhadap program bantuan pangan tersebut. Menurutnya, bantuan beras menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah dalam membantu memenuhi kebutuhan pokok masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi adanya bantuan pangan dari Perum Bulog ini. Di Desa Lero ada 1.700 KK yang menerima, dan masing-masing mendapatkan 30 kilogram beras. Kami berharap bantuan ini dapat benar-benar membantu meringankan kebutuhan masyarakat, terutama dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” ujar Ahmad Syarif.
Ia menambahkan, pemerintah desa berupaya memastikan proses penyaluran berlangsung secara tertib dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
“Kami dari pemerintah desa akan terus melakukan pengawasan agar proses penyaluran berjalan dengan baik. Kami juga mengimbau kepada masyarakat penerima untuk mengikuti mekanisme yang telah ditentukan sehingga seluruh proses dapat berlangsung aman, tertib dan lancar,” tambahnya.
Sementara itu, Bhabinkamtibmas Desa Lero Aiptu Rafilman mengatakan, kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberikan pelayanan sekaligus menjaga keamanan dan ketertiban selama proses penyaluran bantuan berlangsung.
“Kami melakukan pemantauan untuk memastikan kegiatan penyaluran bantuan berjalan aman dan tertib. Dengan jumlah penerima yang cukup banyak, tentunya diperlukan koordinasi antara pemerintah desa, petugas dan masyarakat agar proses pembagian dapat berjalan lancar,” kata Aiptu Rafilman.
Ia juga mengajak masyarakat penerima bantuan untuk bersama-sama menjaga ketertiban selama proses penyaluran.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tertib dan mengikuti arahan petugas. Bantuan ini merupakan program yang ditujukan untuk membantu masyarakat, sehingga mari kita bersama-sama menjaga agar pelaksanaannya berjalan aman, lancar dan kondusif,” ujarnya.
Penyaluran bantuan pangan berupa beras tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Desa Lero. Dengan bantuan sebanyak 30 kilogram untuk setiap KK, masyarakat penerima diharapkan dapat memanfaatkannya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga.
Sinergi antara pemerintah desa dan Bhabinkamtibmas dalam mengawal proses penyaluran juga menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan dapat diterima masyarakat dengan tertib dan tepat sesuai data penerima.
Secara keseluruhan, sebanyak 1.700 KK menerima 30 kilogram beras per KK, dengan total bantuan yang disalurkan mencapai 51.000 kilogram atau 51 ton beras. (MLP)










