BERITAPERS || UJUNG LABUANG, PINRANG – Danposal Pinrang, Lettu Laut (P) Walno, memimpin langsung pengamanan dan pengawalan laut pada pelaksanaan Pesta Nelayan Desa Ujung Labuang, Kecamatan Suppa, Kabupaten Pinrang, Rabu (8/7/2026). Di bawah koordinasinya, arak-arakan sekitar 70 kapal nelayan yang menyusuri perairan Teluk Parepare hingga perairan Pinrang berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Keterlibatan Pos TNI AL (Posal) Pinrang dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen TNI Angkatan Laut untuk menjamin keamanan aktivitas masyarakat pesisir, sekaligus memperkuat pembinaan potensi maritim di wilayah kerja Posal Pinrang.
Sejak sebelum kegiatan dimulai, Lettu Laut (P) Walno mengoordinasikan personel Posal Pinrang bersama unsur Koramil 1404-01/Suppa, Polsek Suppa, Pos Polair, BPBD Kabupaten Pinrang, serta panitia pelaksana. Koordinasi dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan festival berjalan sesuai prosedur, terutama terkait aspek keselamatan pelayaran.
Rangkaian kegiatan diawali dengan briefing kepada para nahkoda dan pengawak kapal di Kantor Desa Ujung Labuang. Dalam pengarahan tersebut, seluruh peserta diingatkan agar mengutamakan keselamatan selama pelayaran, mematuhi jalur arak-arakan, serta mengikuti instruksi petugas pengamanan yang disiagakan di laut maupun di darat.
Sekitar pukul 08.30 WITA, Asisten II Setda Kabupaten Pinrang Drs. H. Abdul Rahman Mahmud, M.Si yang mewakili Bupati Pinrang bersama jajaran Forkopimca Suppa menaiki kapal nelayan Cahaya Alam sebagai kapal utama. Pelepasan rombongan tersebut menandai dimulainya Festival Nelayan Ujung Labuang 2026 yang telah menjadi tradisi masyarakat pesisir sebagai ungkapan syukur atas hasil laut.
Tidak lama kemudian, puluhan kapal nelayan bergerak beriringan membentuk arak-arakan yang menjadi daya tarik utama festival. Dari atas kapal patroli, personel Posal Pinrang terus melakukan pemantauan terhadap pergerakan seluruh kapal peserta guna memastikan jarak aman antararmada tetap terjaga sepanjang pelayaran.
Untuk mendukung pengamanan, Posal Pinrang mengerahkan delapan personel yang bersinergi dengan tujuh personel Pos Polair Suppa, lima personel BPBD Kabupaten Pinrang, serta 15 nelayan pengguna perahu katinting yang dilibatkan sebagai mitra pengamanan laut. Sementara itu, pengamanan di darat diperkuat oleh 14 personel Koramil 1404-01/Suppa, 17 personel Polsek Suppa, dan 15 panitia pelaksana.
Danposal Pinrang, Lettu Laut (P) Walno, mengatakan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap kegiatan yang berlangsung di wilayah perairan.
“Festival nelayan merupakan tradisi yang patut dilestarikan. Kehadiran Posal Pinrang bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan seluruh peserta dapat berlayar dengan mengedepankan faktor keselamatan,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan Posal Pinrang tidak hanya sebatas pengamanan, tetapi juga bagian dari pembinaan masyarakat maritim agar semakin memahami pentingnya budaya keselamatan saat beraktivitas di laut.
“Melalui kegiatan seperti ini kami juga terus membangun komunikasi dan kemitraan dengan masyarakat nelayan. Sinergi yang baik akan mendukung keamanan wilayah perairan sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menjaga keselamatan pelayaran dan kelestarian ekosistem laut,” tambahnya.
Lettu Laut (P) Walno juga mengapresiasi sinergi seluruh unsur yang terlibat, mulai dari pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD hingga kelompok nelayan. Menurutnya, koordinasi yang solid menjadi faktor utama keberhasilan pengamanan festival yang melibatkan puluhan kapal tersebut.
Setelah menempuh rute pelayaran di kawasan Teluk Parepare, seluruh kapal peserta kembali bersandar di Dermaga Pelangi Desa Ujung Labuang sekitar pukul 10.30 WITA. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah antara pemerintah daerah, Forkopimca, aparat keamanan, serta masyarakat nelayan di Kantor Desa Ujung Labuang.
Seluruh rangkaian Pesta Nelayan Ujung Labuang Tahun 2026 berakhir sekitar pukul 11.00 WITA dalam situasi aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan pengamanan tersebut menjadi bukti nyata kesiapsiagaan Posal Pinrang dalam mengawal berbagai kegiatan masyarakat maritim sekaligus memperkuat kehadiran TNI Angkatan Laut di wilayah pesisir Kabupaten Pinrang.
Melalui pendekatan humanis, pembinaan potensi maritim, serta pengamanan yang profesional, Posal Pinrang terus berkomitmen menjaga keamanan perairan, mendukung aktivitas masyarakat nelayan, dan memastikan tradisi bahari seperti Pesta Nelayan Ujung Labuang dapat terus berlangsung dengan aman sebagai bagian dari kekayaan budaya pesisir Sulawesi Selatan. (MLP)










