BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Senin, 13 Juli 2026. Seleksi calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibra) Kecamatan Lanrisang Tahun 2026 yang dipusatkan di SMA Negeri 10 Lanrisang berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme. Kegiatan ini merupakan tahapan awal dalam menjaring putra-putri terbaik yang akan bertugas pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Lanrisang yang tahun ini akan dipusatkan di Desa Waetuoe, Kecamatan Lanrisang.
Proses seleksi dilaksanakan secara objektif dengan mengedepankan aspek postur tubuh, kesehatan, ketahanan fisik, kemampuan Peraturan Baris Berbaris (PBB), kedisiplinan, mental, serta jiwa kepemimpinan. Melalui tahapan tersebut diharapkan terpilih calon anggota Paskibra yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis, tetapi juga karakter, integritas, dan semangat nasionalisme yang kuat.
Kegiatan ini dikoordinasikan oleh Koordinator Paskibra Kecamatan Lanrisang, Arfah Anwar, S.Ag., di bawah pembinaan Danramil 1404-08Lanrisang Kapten Inf. Andi Asmansyah dan Kapolsubsektor Lanrisang IPDA Irwan Asmadi.
Pelaksanaan seleksi didukung oleh tim pelatih Paskibra Kecamatan Lanrisang yang terdiri atas Serma Suaib, Aiptu Zaenal, Aiptu Hamka, Serda Mahfud, serta Hamsah Hamma selaku Staf Trantib Kecamatan Lanrisang. Seluruh pelatih bekerja secara profesional dalam memberikan penilaian terhadap setiap peserta sesuai standar yang telah ditetapkan.
Koordinator Paskibra Kecamatan Lanrisang, Arfah Anwar, S.Ag., mengatakan bahwa seleksi ini bukan hanya bertujuan mencari peserta yang memiliki kemampuan fisik yang baik, tetapi juga membentuk generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
“Menjadi anggota Paskibra merupakan sebuah kehormatan sekaligus amanah. Karena itu, proses seleksi dilakukan secara objektif agar yang terpilih benar-benar siap mengemban tugas sebagai pengibar Sang Saka Merah Putih serta menjadi teladan bagi generasi muda di Kecamatan Lanrisang,” ujarnya.
Mewakili tim pelatih, Aiptu Zainal, mengatakan bahwa seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk lolos seleksi. Penilaian dilakukan berdasarkan kemampuan, kedisiplinan, semangat, dan komitmen masing-masing peserta.
“Kami tidak hanya melihat kemampuan baris-berbaris, tetapi juga sikap, mental, tanggung jawab, dan kemauan untuk terus belajar. Anggota Paskibra harus mampu menjadi contoh bagi pelajar lainnya, sehingga selama proses latihan nanti mereka akan dibentuk menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, dan memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 10 Lanrisang, Hj. Ida Rilianai, S.E., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada sekolahnya sebagai lokasi pelaksanaan seleksi calon anggota Paskibra Kecamatan Lanrisang.
“Kami sangat mendukung kegiatan seleksi Paskibra ini karena sejalan dengan upaya sekolah dalam membentuk peserta didik yang disiplin, berprestasi, dan berkarakter. Kami berharap siswa-siswi yang mengikuti seleksi mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya, menjunjung tinggi sportivitas, serta memanfaatkan kesempatan ini untuk mengembangkan jiwa kepemimpinan dan rasa cinta kepada bangsa dan negara,” ujar Hj. Ida Rilianai.
Peserta yang dinyatakan lolos seleksi akan mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) secara intensif sebagai persiapan menghadapi Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Lanrisang yang akan dilaksanakan di Desa Waetuoe. Selama masa pembinaan, para calon anggota Paskibra akan dibekali materi Peraturan Baris Berbaris (PBB), teknik pengibaran bendera, pembinaan mental, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta pembentukan karakter.
Melalui sinergi antara TNI, Polri, Pemerintah Kecamatan Lanrisang, dan SMA Negeri 10 Lanrisang, diharapkan lahir anggota Paskibra yang mampu menjalankan tugas dengan penuh dedikasi serta menjadi teladan bagi generasi muda dalam menjunjung tinggi disiplin, persatuan, dan semangat nasionalisme. (MLP)






















Discussion about this post