BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Selasa, 14 Juli 2026. Pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 di UPT SD Negeri 58 Lanrisang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, memasuki hari kedua dengan berbagai kegiatan yang berlangsung tertib, edukatif, dan penuh semangat. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk membantu peserta didik baru beradaptasi dengan lingkungan sekolah sekaligus menanamkan nilai-nilai karakter sebagai bekal dalam mengikuti proses pembelajaran.
Pada hari kedua MPLS, para siswa mengikuti sejumlah materi yang berfokus pada pengenalan budaya sekolah, tata tertib, hak dan kewajiban peserta didik, pembiasaan hidup bersih dan sehat, serta penguatan nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kejujuran, dan sikap saling menghargai. Kegiatan dikemas secara interaktif melalui permainan edukatif, pengenalan lingkungan sekolah, serta berbagai aktivitas yang mendorong keberanian siswa untuk berkomunikasi dan bersosialisasi dengan guru maupun teman-teman barunya.
Selain mengenalkan berbagai fasilitas sekolah seperti ruang kelas, perpustakaan, UKS, tempat ibadah, serta area bermain, para guru juga memberikan motivasi kepada peserta didik agar memiliki semangat belajar, rasa percaya diri, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan baru. Pendekatan yang diterapkan mengedepankan prinsip ramah anak sehingga setiap peserta didik merasa aman, nyaman, dan diterima sebagai bagian dari keluarga besar sekolah.
Kepala UPT SD Negeri 58 Lanrisang, Hartina, S.Pd, mengatakan bahwa MPLS merupakan tahapan penting dalam membangun kesiapan mental dan karakter peserta didik sebelum memasuki kegiatan belajar mengajar secara penuh.
“MPLS bukan sekadar mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi menjadi langkah awal dalam membentuk karakter, kedisiplinan, serta rasa tanggung jawab peserta didik. Kami ingin seluruh siswa baru merasa nyaman berada di sekolah, mengenal guru dan teman-temannya, serta memiliki semangat untuk belajar dan meraih prestasi. Seluruh kegiatan kami laksanakan sesuai ketentuan yang berlaku, secara edukatif, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk perundungan,” ujar Hartina.
Menurutnya, keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari capaian akademik, tetapi juga dari terbentuknya karakter yang baik. Oleh karena itu, sekolah terus membangun budaya positif melalui pembiasaan sikap disiplin, sopan santun, kerja sama, kepedulian terhadap lingkungan, serta penghormatan kepada guru dan sesama peserta didik sejak hari pertama masuk sekolah.
Hartina juga menekankan pentingnya kolaborasi antara sekolah dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Dukungan dari keluarga dinilai menjadi faktor penting dalam membentuk kebiasaan positif sehingga nilai-nilai yang ditanamkan di sekolah dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan pelaksanaan MPLS yang berlangsung lancar hingga hari kedua, UPT SD Negeri 58 Lanrisang berharap seluruh peserta didik baru dapat beradaptasi dengan cepat, memahami budaya sekolah, serta tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, disiplin, mandiri, berprestasi, dan siap menghadapi setiap tahapan pembelajaran selama Tahun Ajaran 2026/2027.
Melalui komitmen seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, UPT SD Negeri 58 Lanrisang terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan menyenangkan sebagai fondasi dalam mencetak generasi penerus bangsa yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing. (MLP)










