BERITAPERS || BARANG PALIE, PINRANG – Sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional sekaligus memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Bhabinkamtibmas Desa Barang Palie dan Desa Ammasangang, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, AIPTU Sudirman Nurdin, S.H., melaksanakan pemantauan langsung terhadap areal persawahan di Desa Barang Palie bersama Sekretaris Desa (Sekdes) Barang Palie, Sumarlin, pada Jumat (24/7/2026).
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.30 Wita tersebut dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik areal persawahan milik warga. Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui kondisi tanaman padi di tengah musim kemarau, memastikan ketersediaan air irigasi, serta mengantisipasi potensi dampak kekeringan yang dapat mengganggu produktivitas pertanian masyarakat.
Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sekitar 500 hektare areal persawahan di Desa Barang Palie masih berada dalam kondisi baik. Hingga saat ini, lahan pertanian tersebut belum terdampak kekeringan meskipun intensitas hujan mulai berkurang. Pasokan air untuk kebutuhan irigasi masih tersedia sehingga aktivitas para petani tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Selain melakukan pengecekan kondisi lahan, AIPTU Sudirman Nurdin juga berdialog dengan para petani untuk menyerap informasi terkait perkembangan musim tanam, kondisi irigasi, serta berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Dalam kesempatan tersebut, ia turut menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat tetap menjaga keamanan lingkungan, memperkuat semangat gotong royong, serta segera melaporkan kepada aparat apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun permasalahan yang dapat menghambat aktivitas pertanian.
AIPTU Sudirman Nurdin mengatakan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya bertujuan menjaga situasi keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian sebagai bagian dari program ketahanan pangan.
“Kami ingin memastikan kondisi persawahan di wilayah binaan tetap aman dan produktif meskipun sedang memasuki musim kemarau. Alhamdulillah, hasil pemantauan menunjukkan sekitar 500 hektare areal persawahan di Desa Barang Palie masih dalam kondisi baik dan belum terdampak kekeringan. Kami juga terus mengimbau masyarakat agar menjaga keamanan lingkungan, memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, dan segera menyampaikan apabila terdapat permasalahan yang membutuhkan penanganan bersama,” ujar AIPTU Sudirman Nurdin.
Sementara itu, Sekretaris Desa Barang Palie, Sumarlin, mengapresiasi kepedulian dan keterlibatan aktif Bhabinkamtibmas dalam melakukan monitoring kondisi pertanian di wilayahnya. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, kepolisian, dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan sektor pertanian, khususnya di tengah tantangan musim kemarau.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Bhabinkamtibmas yang selalu hadir mendampingi masyarakat, termasuk memantau langsung kondisi persawahan. Dari hasil monitoring hari ini, kondisi lahan pertanian masih aman dan pasokan air irigasi masih mencukupi. Kami berharap koordinasi dan kolaborasi seperti ini terus terjalin sehingga masyarakat merasa tenang dan produktivitas pertanian tetap terjaga,” ungkap Sumarlin.
Kegiatan pemantauan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif yang dilakukan Polri melalui peran Bhabinkamtibmas untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat hubungan kemitraan dengan masyarakat. Kehadiran aparat kepolisian di tengah aktivitas warga diharapkan mampu memberikan rasa aman, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta mendorong terciptanya lingkungan yang kondusif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di Desa Barang Palie terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Bhabinkamtibmas, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus diperkuat sebagai langkah bersama dalam menjaga stabilitas keamanan serta memastikan sektor pertanian tetap menjadi penopang utama perekonomian masyarakat di Kecamatan Lanrisang. (MLP)






















Discussion about this post