BERITAPERS || PINRANG – Komitmen dalam mewujudkan tata kelola madrasah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan terus diperkuat oleh Kementerian Agama Kabupaten Pinrang melalui pelaksanaan Penilaian Kinerja Kepala Madrasah (PKKM) di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) Pinrang, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pembinaan dan evaluasi terhadap kinerja kepala madrasah guna memastikan seluruh aspek kepemimpinan, manajerial, administrasi, pengelolaan sumber daya manusia, serta peningkatan kualitas pembelajaran berjalan sesuai dengan standar yang ditetapkan Kementerian Agama.
PKKM di MIN Pinrang dihadiri langsung oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Penmad) Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan H. Wahyuddin Hakim, didampingi Ketua Tim Tenaga Kependidikan (Katim Tendik) Kanwil Kemenag Sulsel Muhammad Abdul Jalil, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang H. Muhammad Idris Usman. Turut mendampingi Plt. Kasi Pendidikan Madrasah Ramli Alias, jajaran staf Penmad Kemenag Pinrang, dan para pengawas madrasah.
Dalam proses penilaian, tim evaluator menelaah berbagai indikator penting, mulai dari kompetensi kepemimpinan kepala madrasah, pengelolaan administrasi, pelaksanaan program pendidikan, pengembangan tenaga pendidik dan kependidikan, pengelolaan sarana dan prasarana, hingga implementasi program prioritas Kementerian Agama.
Evaluasi tersebut tidak hanya menjadi instrumen penilaian kinerja, tetapi juga sarana pembinaan untuk mendorong lahirnya inovasi dan penguatan budaya kerja yang profesional, sehingga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu layanan pendidikan di madrasah.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pinrang, H. Muhammad Idris Usman, menegaskan bahwa PKKM merupakan instrumen strategis dalam memastikan kepala madrasah mampu menjalankan fungsi kepemimpinan secara efektif.
“PKKM menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap kepala madrasah mampu menjalankan tugas kepemimpinan secara optimal. Melalui evaluasi ini diharapkan lahir berbagai inovasi yang berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran, profesionalisme guru, serta prestasi peserta didik,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Penmad Kanwil Kemenag Sulsel H. Wahyuddin Hakim menekankan bahwa kepala madrasah memiliki peran sentral sebagai motor penggerak perubahan di lingkungan pendidikan. Karena itu, kepemimpinan yang visioner, adaptif, dan inovatif menjadi kunci dalam menghadapi tantangan dunia pendidikan yang terus berkembang.
Di sisi lain, Kepala MIN Pinrang, Abd Rauf, menyambut baik pelaksanaan PKKM sebagai momentum evaluasi sekaligus motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.
“Kami memandang PKKM bukan sekadar penilaian, tetapi menjadi sarana evaluasi dan pembelajaran untuk terus berbenah. Masukan dari tim penilai akan menjadi bekal bagi kami dalam meningkatkan tata kelola madrasah, memperkuat kualitas pembelajaran, serta menghadirkan pelayanan pendidikan yang lebih baik bagi peserta didik dan masyarakat,” ungkap Abd Rauf.
Ia menambahkan, keberhasilan sebuah madrasah tidak hanya ditentukan oleh kepala madrasah, tetapi merupakan hasil kerja sama seluruh tenaga pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik, komite madrasah, dan dukungan para orang tua.
“Kami berkomitmen terus membangun budaya kerja yang kolaboratif, meningkatkan kompetensi guru, serta menghadirkan inovasi pembelajaran agar MIN Pinrang mampu mencetak generasi yang berprestasi, berkarakter, dan memiliki daya saing sesuai dengan nilai-nilai pendidikan madrasah,” tambahnya.
Melalui pelaksanaan PKKM ini, diharapkan MIN Pinrang semakin mampu memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan kualitas pembelajaran, serta menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik maupun berakhlak mulia. Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata komitmen Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan madrasah yang berkualitas, profesional, dan berdampak bagi masyarakat sejalan dengan semangat Kementerian Semua Agama dan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia. (MLP)






















Discussion about this post