BERITAPERS || MAKASSAR – Rabu, 5 Agustus 2026. Pemerintah Kota Parepare terus menunjukkan komitmennya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan investasi, peningkatan daya saing usaha, serta perluasan akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Komitmen tersebut diwujudkan secara langsung oleh Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang menghadiri Rapat Kerja dan Konsultasi Nasional (Rakerkonas) XXXV Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) di Hotel Claro Makassar, 3–5 Agustus 2026.
Rakerkonas APINDO XXXV mengusung tema “Ketahanan Ekonomi Nasional: Peran Pengusaha Indonesia di Tengah Fragmentasi Global”, yang menjadi ruang strategis mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, kalangan pengusaha, investor, akademisi, serta berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan langkah konkret dalam memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Keikutsertaan Wali Kota Parepare dalam forum ekonomi nasional tersebut menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kota Parepare untuk memperluas jejaring investasi, membangun kolaborasi dengan dunia usaha, sekaligus mempromosikan berbagai potensi unggulan daerah kepada investor nasional maupun internasional.
Tasming Hamid menegaskan bahwa Pemerintah Kota Parepare terus berkomitmen menghadirkan iklim investasi yang sehat, terbuka, dan memberikan kepastian bagi para pelaku usaha. Menurutnya, investasi merupakan salah satu kunci utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
“Keikutsertaan kami dalam Rakerkonas APINDO bukan sekadar menghadiri forum nasional, tetapi menjadi momentum untuk membangun komunikasi dan kemitraan strategis dengan para investor serta pelaku usaha. Parepare memiliki potensi besar di sektor perdagangan, jasa, logistik, kesehatan, pendidikan, hingga ekonomi kreatif yang siap dikembangkan bersama dunia usaha,” ujar Tasming Hamid.
Ia menambahkan bahwa Pemerintah Kota Parepare terus melakukan berbagai pembenahan, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, penyederhanaan proses perizinan, hingga penguatan infrastruktur pendukung investasi agar mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi investor.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap investasi yang masuk tidak hanya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, tetapi juga mampu membuka lapangan pekerjaan baru, memperkuat UMKM lokal, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan Kota Parepare,” tambahnya.
Rakerkonas APINDO XXXV diawali dengan agenda pra-Rakerkonas yang menjadikan Kota Makassar sebagai etalase promosi berbagai proyek investasi dari sejumlah daerah di Indonesia. Agenda tersebut dirancang untuk mempertemukan pemerintah daerah dengan investor melalui forum bisnis yang lebih terarah sehingga peluang kerja sama investasi dapat diwujudkan secara konkret.
Ketua Umum DPN APINDO, Shinta W. Kamdani, menjelaskan bahwa Makassar dipilih sebagai tuan rumah karena memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang kawasan timur Indonesia sekaligus salah satu pusat pertumbuhan ekonomi nasional yang terus berkembang.
Pada hari pertama pelaksanaan, Senin (3/8/2026), kegiatan diawali dengan Business and Investment Forum serta pameran investasi yang menghadirkan berbagai proyek unggulan dari pemerintah daerah. Format tersebut menjadi inovasi baru dalam pelaksanaan Rakerkonas APINDO karena tidak hanya berorientasi pada pembahasan kebijakan organisasi, tetapi juga memberikan ruang nyata bagi daerah untuk menawarkan peluang investasi kepada para calon investor.
Selain fokus pada investasi, APINDO juga memberikan perhatian besar terhadap penguatan sektor UMKM. Organisasi tersebut saat ini memiliki ekosistem yang menaungi sekitar 65.000 pelaku UMKM di berbagai daerah di Indonesia. Melalui forum tersebut, APINDO berupaya memperluas akses pasar, meningkatkan kapasitas usaha, memperkuat jejaring bisnis, serta membuka peluang ekspor bagi UMKM Indonesia agar mampu bersaing di pasar global.
Pameran investasi yang berlangsung di Ballroom Sandeq A-B Hotel Claro Makassar secara resmi dibuka oleh Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla. Sementara puncak pembukaan Rakerkonas APINDO XXXV pada Selasa (4/8/2026) dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara, gubernur, bupati, wali kota, pimpinan dunia usaha, serta tokoh nasional seperti Ketua Dewan Pertimbangan APINDO Sofjan Wanandi, Tantowi Yahya, Ikang Fawzy, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman, dan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Bagi Pemerintah Kota Parepare, partisipasi dalam forum strategis tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi investasi daerah sekaligus membangun jejaring kerja sama yang mampu mendorong peningkatan daya saing ekonomi.
“Kami optimistis, melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah, APINDO, investor, dan dunia usaha, Parepare akan semakin berkembang sebagai kota perdagangan, jasa, dan investasi yang kompetitif di Sulawesi Selatan. Kami juga ingin UMKM Parepare mampu naik kelas, masuk ke rantai pasok nasional, bahkan menembus pasar internasional,” tutup Tasming Hamid.
Melalui sinergi antara pemerintah dan sektor swasta, Pemerintah Kota Parepare optimistis dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperluas kesempatan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta memperkuat posisi Parepare sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Ajatappareng dan Sulawesi Selatan. (MLP)






















Discussion about this post