BERITAPERS || PAREPARE — Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang diselenggarakan Sekolah Islam Terpadu (SIT) Andalusia di Jalan Atletik, Kota Parepare, Sabtu (12/9/2026).
Kehadiran Wali Kota dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kota Parepare terhadap penguatan pendidikan keagamaan sekaligus pembentukan karakter generasi muda. Peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW kepada para peserta didik sejak dini.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan SIT Andalusia H. Abd. Rahman Saleh, Ketua MUI Kota Parepare Prof. Dr. KH Hannani, Kapolsek Ujung AKP Sukri Abdullah yang mewakili Kapolres Parepare, Camat Ujung Andi Muliady, AKP Andi Eka Saputra yang mewakili Danyon Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Sulsel, perwakilan Kodim 1405/Mallusetasi, para tenaga pendidik, orang tua peserta didik, masyarakat serta seluruh peserta didik SIT Andalusia.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut mengangkat tema “Dengan Hikmah Maulid Nabi Muhammad SAW, Kita Wujudkan Indonesia Damai, Adil, Sejahtera.”
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa, kemudian dilanjutkan dengan penampilan para peserta didik SDIT Andalusia yang membawakan selawat Nabi dan barzanji.
Dalam sambutannya, Wali Kota Parepare H. Tasming Hamid menyampaikan apresiasi kepada Yayasan SIT Andalusia yang dinilainya telah memberikan kontribusi dalam bidang pendidikan, khususnya dalam membentuk generasi yang memiliki kecerdasan intelektual sekaligus spiritual.
Menurut Tasming, pendidikan tidak cukup hanya berorientasi pada kemampuan akademik. Pembentukan karakter, moral dan spiritual peserta didik juga menjadi bagian penting dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.
“Kecerdasan intelektual itu penting, namun kecerdasan spiritual juga tidak kalah pentingnya. Untuk itu, atas nama Pemerintah Kota Parepare, kami menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Yayasan SIT Andalusia atas kontribusinya memberikan pendidikan kepada anak-anak kita,” ujar Tasming Hamid.
Ia menegaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia merupakan salah satu bagian penting dalam mempersiapkan generasi masa depan. Karena itu, lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun fondasi karakter anak sejak usia dini.
Tasming berharap pola pendidikan yang mengintegrasikan ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai keagamaan dapat terus dikembangkan, sehingga peserta didik tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai akhlak, integritas dan kepedulian sosial.
“Kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang cerdas, memiliki kemampuan intelektual yang baik, tetapi juga mempunyai kecerdasan spiritual dan akhlak yang mulia,” katanya.
Menurutnya, generasi emas Indonesia 2045 harus dipersiapkan sejak sekarang melalui pendidikan yang berkualitas dan berkarakter. Pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga dan masyarakat memiliki peran yang sama pentingnya dalam proses tersebut.
“Pendidikan yang diberikan kepada anak-anak kita hari ini merupakan investasi untuk masa depan. Kita berharap mereka menjadi generasi emas tahun 2045 yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keagamaan yang kuat,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Tasming juga mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan Maulid Nabi yang melibatkan peserta didik, orang tua, tenaga pendidik dan masyarakat. Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti itu dapat menjadi sarana memperkuat silaturahmi sekaligus menanamkan kecintaan generasi muda kepada Rasulullah SAW.
Sementara itu, Ketua MUI Kota Parepare Prof. Dr. KH Hannani dalam penyampaian hikmah Maulid mengajak seluruh peserta untuk menjadikan akhlak Rasulullah Muhammad SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.
Prof. Hannani menyampaikan sejumlah keteladanan Rasulullah SAW sebagai pondasi dalam memperkuat keimanan dan membangun kehidupan masyarakat yang damai, adil dan sejahtera sesuai dengan tema kegiatan.
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SIT Andalusia berlangsung hingga sekitar pukul 10.30 Wita dalam suasana aman, tertib dan penuh khidmat.
SIT Andalusia diketahui menaungi jenjang pendidikan TKIT, SDIT dan SMPIT dengan mengintegrasikan pendidikan umum dan pendidikan keagamaan sebagai bagian dari upaya membentuk peserta didik yang berilmu, berakhlak dan memiliki karakter kuat. (MLP)










