BERITAPERS || PAREPARE — Upaya mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. UPT Puskesmas Lumpue bersama jajaran staf dan pelajar SMKN 1 Parepare melaksanakan kegiatan kerja bakti sebagai bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Program Adiwiyata. Jumat (18/9/2026)
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk nyata sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam menumbuhkan kepedulian terhadap kebersihan serta kelestarian lingkungan. Para pelajar bersama staf sekolah dan jajaran UPT Puskesmas Lumpue terlibat langsung dalam membersihkan lingkungan, mengumpulkan sampah, serta menata area sekitar agar tetap bersih dan sehat.
Kepala UPT Puskesmas Lumpue, Yusri, SKM, mengatakan bahwa kegiatan kerja bakti tidak hanya berorientasi pada kebersihan lingkungan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat.
“Kebersihan lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kesehatan. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin membangun kesadaran bersama bahwa lingkungan yang bersih dan sehat harus menjadi tanggung jawab seluruh pihak, termasuk para pelajar,” ujar Yusri.
Menurutnya, keterlibatan pelajar dalam kegiatan lingkungan juga memiliki nilai edukatif karena dapat membentuk kebiasaan positif yang diharapkan diterapkan tidak hanya di sekolah, tetapi juga di lingkungan keluarga dan masyarakat.
Yusri menambahkan, kolaborasi antara Puskesmas Lumpue dan SMKN 1 Parepare diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai kegiatan promotif dan preventif yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan.
“Kami sangat mengapresiasi keterlibatan pihak sekolah dan para siswa. Sinergi seperti ini penting untuk menciptakan lingkungan sekolah yang sehat sekaligus mendukung terbentuknya generasi yang peduli terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMKN 1 Parepare, Mushiruddin, S.Pd., M.Pd.l, menyampaikan bahwa kerja bakti bersama tersebut merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mendukung Program Adiwiyata. Menurutnya, keberhasilan program lingkungan sekolah tidak hanya ditentukan oleh kebijakan, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh warga sekolah dan mitra terkait.
“Program Adiwiyata bukan sekadar menjaga kebersihan sekolah, tetapi bagaimana membangun karakter seluruh warga sekolah agar memiliki kepedulian dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Karena itu, kegiatan kerja bakti seperti ini menjadi bagian penting dalam memberikan edukasi sekaligus membiasakan siswa untuk menjaga lingkungan,” kata Mushiruddin.
Ia menilai kolaborasi dengan UPT Puskesmas Lumpue memberikan nilai tambah bagi sekolah, terutama dalam menguatkan pemahaman siswa mengenai hubungan antara kebersihan lingkungan dan kesehatan.
“Kami berterima kasih kepada UPT Puskesmas Lumpue yang telah bersama-sama terlibat dalam kegiatan ini. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga tercipta lingkungan sekolah yang bersih, sehat, nyaman, dan mendukung proses pembelajaran,” tuturnya.
Kegiatan kerja bakti tersebut sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat budaya gotong royong di lingkungan sekolah. Para pelajar tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam menjaga kebersihan, tetapi juga belajar mengenai pentingnya kepedulian terhadap lingkungan melalui aksi nyata.
Sinergi antara UPT Puskesmas Lumpue dan SMKN 1 Parepare diharapkan dapat menjadi bagian dari gerakan bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat dan berwawasan lingkungan, sekaligus mendukung terwujudnya tujuan Program Adiwiyata secara berkelanjutan. (MLP)










