Beritapers.com.Bone – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, usai hujan deras mengguyur sejak Kamis malam. Akibatnya, puluhan warga sempat terjebak dan harus dievakuasi oleh tim SAR gabungan.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar melalui Pos SAR Bone menerima laporan kejadian pada Jumat (8/5/2026) sekitar pukul 05.40 WITA. Setelah menerima informasi, tim rescue langsung diterjunkan ke lokasi terdampak banjir.
“Kami langsung mengerahkan Tim Rescue Pos SAR Bone menuju lokasi dengan membawa peralatan evakuasi untuk melakukan penyelamatan warga terdampak,” ujar Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Makassar, Andi Sultan, Jumat (8/5/2026).
Banjir dengan ketinggian air sekitar 0,5 hingga 2 meter merendam sejumlah titik di Kabupaten Bone. Beberapa wilayah yang terdampak di antaranya Panyula, depan Polres Bone, Kelurahan Masumpu, Jalan Yos Sudarso, Lingkungan Lengkongnge, dan Rompe.
Dalam operasi SAR tersebut, tim gabungan berhasil mengevakuasi 67 warga dalam keadaan selamat. Namun, dua warga dilaporkan meninggal dunia.
“Korban meninggal dunia atas nama Naima, seorang perempuan lanjut usia, ditemukan meninggal di atas ranjangnya. Penyebab kematiannya belum dapat dipastikan,” kata Sultan.
Sementara itu, korban lainnya bernama Acca (5) dilaporkan tenggelam saat proses evakuasi mandiri yang dilakukan oleh ayahnya.
“Korban sempat diberikan tindakan RJP atau resusitasi jantung paru, namun upaya tersebut tidak berhasil sehingga korban meninggal dunia,” lanjutnya.
Operasi SAR melibatkan sejumlah unsur gabungan, di antaranya Basarnas, BPBD, Damkar, Satpol PP, Polres, Kodim, Brimob, PSC, hingga masyarakat setempat.
Basarnas memastikan pihaknya masih terus bersiaga di lokasi terdampak banjir untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat lanjutan.
“Hingga saat ini cuaca di lokasi masih diguyur hujan,” tutup Sultan.
(Irsan).






















Discussion about this post