• Landing Page
  • Shop
  • Contact
  • Buy JNews
Rabu, September 23, 2026
  • Login
Beritapers
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
No Result
View All Result
Beritapers
No Result
View All Result
  • Home
  • Kesehatan
  • Politik
  • Bisnis
  • Dunia
  • Tehnologi
  • Market
  • Finance
  • Investing
Home Berita Terbaru Berita Opini

Otak Mahasiswa Era Digital: Diasah AI atau Justru Tumpul Tak Berdaya?

Muh. Anwar by Muh. Anwar
18 April 2025
in Berita Opini
Reading Time: 2 mins read
0
Otak Mahasiswa Era Digital: Diasah AI atau Justru Tumpul Tak Berdaya?
74
SHARES
1.2k
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsappShare on Telegram

BeritaPers. Opini – AI, si ‘kecerdasan buatan’ yang katanya meniru otak manusia, kini menjadi primadona di lingkungan perkuliahan. Tapi tunggu dulu! Apakah kehadirannya benar-benar angin segar bagi mahasiswa, atau justru kabut tebal yang menyesatkan?

AI memang menawarkan janji manis: membantu mahasiswa berpikir dan menyelesaikan tugas dengan ‘cepat’. Banyak yang tergiur, memanfaatkan AI untuk belajar atau bahkan sekadar mencari jawaban instan. Tapi mari kita bertanya dengan jujur: apakah kemudahan ini benar-benar berdampak positif, atau justru kita sedang menanam benih kemalasan dan ketergantungan?

Mereka bilang AI bisa ‘mempersonalisasi pembelajaran’, menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan gaya belajar setiap mahasiswa. Kedengarannya ideal, bukan? Tapi apakah kita yakin bahwa algoritma bisa benar-benar memahami kompleksitas kebutuhan belajar seorang individu? Apakah kita tidak kehilangan esensi interaksi manusiawi antara dosen dan mahasiswa yang justru seringkali memicu pemahaman yang lebih dalam?

AI juga menjanjikan ‘umpan balik instan’ pada tugas mahasiswa. Sekilas, ini memang efisien. Tapi apakah umpan balik dari mesin bisa menggantikan bimbingan dan arahan dari dosen yang berpengalaman? Apakah kita tidak kehilangan kesempatan untuk belajar dari proses kesalahan dan diskusi yang mendalam?

Katanya, AI bisa ‘membantu mahasiswa yang kesulitan belajar’ dengan memberikan penjelasan yang lebih mudah. Tapi kemudahan yang berlebihan ini justru bisa membuat mahasiswa enggan berusaha lebih keras untuk memahami konsep yang sulit. Mereka akan terbiasa mencari jalan pintas, tanpa mengasah kemampuan mereka untuk mengatasi tantangan intelektual.

Dan inilah bahaya yang sebenarnya! Ketergantungan pada AI akan melumpuhkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah secara mandiri. Mahasiswa akan terbiasa ‘disuapi’ jawaban oleh mesin, tanpa pernah merasakan kepuasan dan pemahaman yang didapat dari perjuangan intelektual yang sesungguhnya.

Lebih jauh lagi, AI berpotensi mematikan kreativitas dan imajinasi. Mesin hanya bisa memberikan jawaban repetitif berdasarkan data yang ada. Ia tidak akan mendorong mahasiswa untuk berpikir ‘out of the box’, untuk menghasilkan ide-ide orisinal yang lahir dari pemikiran yang mendalam dan eksplorasi tanpa batas.

Ironisnya, AI juga bisa menciptakan ketidakadilan dalam pendidikan. Mahasiswa yang memiliki akses ke teknologi AI akan mendapatkan keuntungan yang tidak dimiliki oleh mereka yang kurang beruntung. Ini bukan lagi soal kemampuan individu, tapi soal kesenjangan teknologi yang semakin memperlebar jurang ketidaksetaraan.

Jadi, mari kita buka mata lebar-lebar! Penggunaan AI di perkuliahan memang menawarkan potensi, tapi bahayanya juga nyata. Kita tidak bisa hanya terpukau dengan janji personalisasi dan umpan balik cepat. Kita harus mempertimbangkan dengan cermat risiko ketergantungan, hilangnya kreativitas, dan ketidakadilan yang mungkin timbul.

Anda Mungkin Menyukai Berita ini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

19 September 2026
Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

17 September 2026
Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

13 September 2026
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

13 September 2026
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

19 Agustus 2026

Keseimbangan adalah kuncinya! AI bisa menjadi alat bantu yang berharga, tapi tidak boleh menggantikan peran dosen dan interaksi antar mahasiswa. Kita harus mendorong mahasiswa untuk tetap berpikir kritis, kreatif, dan mandiri, meskipun dengan bantuan AI. Jika tidak, ‘kemudahan’ yang ditawarkan AI hanya akan mencetak generasi mahasiswa instan yang dangkal dan tidak siap menghadapi tantangan dunia nyata. Sudah saatnya kita berhenti menipu diri sendiri dan mengakui bahwa ketergantungan berlebihan pada AI bisa jadi adalah langkah mundur dalam dunia pendidikan!”

(AWR)

Post Views: 324
Tags: Berita OpiniBerita PersBeritapersCoach AnwarFTK UINAMITMT IndonesiaProdi MPI FTK UINAM
Muh. Anwar

Muh. Anwar

Dr. Muh. Anwar HM, S.Ag., M.Pd adalah seorang dosen & praktisi pendidikan, CEO ITMT Indonesia, Ketua Program Studi Manajemen di STIMI YAPMI Makassar, beliau seorang penulis, public speaker, hypnoterapist & trainer hypnoteaching, telah melakukan berbagai penelitian di bidang Hipnoteaching dan telah mempublikasikan hasilnya di jurnal nasional dan internasional. Dengan dedikasi dan kontribusinya, Muh. Anwar HM menjadi salah satu dosen yang berpengaruh di UIN Alauddin Samata dengan spesialisasi  di bidang Manajemen Pendidikan,  hypnoteaching, hypnoteraphy dan public speaking yang diakui secara nasional. Beliau terus berusaha meningkatkan kualitas pendidikan dan penelitian di Indonesia, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

Related Posts

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang
Berita Opini

Bulu Saukang 332 MDPL, Pendakian Pendek, Pelajaran Panjang

by Kilang
4 hari ago
0

BeritaPers || Jangan ukur sebuah pendakian hanya dari seberapa tinggi gunung yang ditaklukkan. Sebab, tidak semua perjalanan harus berakhir di ketinggian ribuan meter untuk memberikan pengalaman yang berarti....

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM
Berita Opini

Interprofessional Education (IPE), Sebuah Gagasan dalam Penyiapan Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang Dapat Bekerja Pada Satu TIM

by Kilang
6 hari ago
0

BeritaPers || Saya sering sekali mendengar dan membaca keluhan dari beberapa guru dan dosen terkait beban adminstrasi yang mereka harus jalani dalam pelaksanaan tugas mereka. Sebutlah tugas menyiapkan...

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

Maulid Nabi Muhammad SAW, Merayakan Kelahiran atau Menghidupkan Keteladanan

1 minggu ago
Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

Menyikapi Ujian: Sabar, Ikhlas, dan Tebar Kemaslahatan di Tengah Krisis Makassar

2 minggu ago
Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

Ketika Sampah Jadi Media Belajar: Amelya Putri Azizah Tanamkan Cinta Lingkungan Sejak Usia Dini

1 bulan ago
Load More

Related News

Polda Sulsel Gelar Sidang Kode Etik Kasus Penganiayaan Bripda Dirja Pratama, Pelaku Dipecat 

Polda Sulsel Gelar Sidang Kode Etik Kasus Penganiayaan Bripda Dirja Pratama, Pelaku Dipecat 

2 Maret 2026
PKM Lero Gelar Penyuluhan SADANIS dan Pemeriksaan HB di MA Biharul Ulum Maarif

PKM Lero Gelar Penyuluhan SADANIS dan Pemeriksaan HB di MA Biharul Ulum Maarif

8 Mei 2025
KKN 79 UIN Alauddin Benahi Posyandu di Dusun Takkalala

KKN 79 UIN Alauddin Benahi Posyandu di Dusun Takkalala

11 September 2026

Browse by Category

  • Artikel
  • Berita Budaya
  • Berita Cuaca
  • Berita Daerah
  • Berita Desa
  • Berita Dunia
  • Berita Ekonomi
  • Berita Foto
  • Berita Hankam
  • Berita Hiburan
  • Berita Hukum
  • Berita Kampus
  • Berita Kesehatan
  • Berita Kota
  • Berita Kriminal
  • Berita Nasional
  • Berita Olahraga
  • Berita Opini
  • Berita Pemerintahan
  • Berita Pendidikan
  • Berita Peristiwa
  • Berita Polisi
  • Berita Politik
  • Berita Ragam
  • Berita Religi
  • Berita Seremonial
  • Berita Sorot
  • Berita Sosbud
  • Berita Terbaru
  • Berita TNI
  • Berita Video
  • Breaking News
  • Business
  • Crypto
  • English News
  • Finance
  • Galeri
  • Health
  • International
  • Investing
  • Market
  • Movie
  • News
  • Newsbeat
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Pedoman Siber
  • Politics
  • Protest
  • Space
  • Stories
  • Tajuk Utama
  • Technology
  • Trending Topik
  • Women
  • World
Beritapers

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Navigate Site

  • Blog
  • Checkout
  • Disclaimer
  • Elementor
  • Home
  • Home – العربية
  • Home 7
  • Indeks Berita
  • Keranjang
  • Kode Etik
  • Kode Etik Perilaku
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Redaksi
  • Sitemap_news
  • SOP Perlindungan Wartawan
  • Terms of Service

Follow Us

No Result
View All Result
  • Home
  • Landing Page
  • Redaksi
  • Kode Etik Perilaku
  • Kode Etik
  • Indeks Berita
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Privacy Policy

© 2025 - 2026 Beritapers.com - All Rights Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?