BERITAPERS || Makassar – Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Jl. Urip Sumoharjo Lr. 1 Tamajene, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, pada Senin dini hari, 9 Juni 2025.
Insiden yang terjadi ini menghanguskan delapan unit rumah warga dan membuat 11 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Peristiwa bermula saat warga tengah terlelap. Saksi bernama Ramlah (26), seorang ibu rumah tangga, mengaku terbangun karena mencium aroma kabel terbakar dan mendengar suara kegaduhan dari luar rumah.
Ia segera membangunkan keluarganya dan berlari keluar, di mana ia melihat api telah membesar di salah satu rumah.
Ramlah langsung berteriak meminta bantuan. Bersama warga lain, mereka berusaha memadamkan api sebisanya sambil menghubungi pemadam kebakaran.
Warga sempat kewalahan menghadapi kobaran api yang cepat menjalar antar rumah di kawasan yang rapat tersebut..
Lima menit berselang, tepatnya pukul 04.25 WITA, sebanyak 26 unit armada dari Dinas Pemadam Kebakaran Kota Makassar tiba di lokasi. Tim pemadam langsung melakukan isolasi terhadap area terdampak dan memulai proses pemadaman.
Upaya pemadaman berlangsung cukup lama. Api baru berhasil dikendalikan sekitar pukul 06.30 WITA. Setelah memastikan kondisi benar-benar aman, tim pemadam mulai meninggalkan lokasi pukul 06.35 WITA.
Pada pukul 06.40 WITA, aparat kepolisian memasang garis polisi di sekitar area kebakaran untuk proses penyelidikan lebih lanjut. Petugas kemudian kembali ke Mapolsek Panakkukang pukul 07.00 WITA dalam situasi yang telah kondusif.
Data sementara menyebutkan tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Namun kerugian materiil cukup besar, mengingat delapan unit rumah yang terbakar dihuni oleh total 11 kepala keluarga.
Adapun pemilik rumah yang terdampak antara lain Norma Hasan, Dg. Sioro, Muhtar Marzuki/Sapri, Alimuddin, Haliko/Dirham/A. Saputra, Saleh, Aziz, dan Lince. Mereka kini harus mengungsi dan menunggu bantuan lebih lanjut.
Hasil penyelidikan awal menduga kebakaran dipicu oleh korsleting listrik dari salah satu rumah. Namun, pihak berwenang masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya pengecekan instalasi listrik secara berkala, terutama di kawasan padat penduduk. Warga juga dihimbau lebih waspada terhadap potensi bahaya kebakaran yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Pemerintah Kota Makassar bersama instansi terkait kini tengah mendata korban terdampak serta menyiapkan bantuan darurat bagi para korban yang kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran ini.










