BERITAPERS || Takalar – Suasana mencekam menyelimuti warga Dusun Manjalling, Desa Boddia, Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar. Sejumlah warga mengaku kehilangan uang tabungan secara misterius, yang diduga kuat berkaitan dengan praktik mistis yang dikenal dengan istilah babi ngepet.
Peristiwa ini mulai menjadi perbincangan hangat setelah beberapa warga menyadari uang yang mereka simpan dalam celengan ataupun tempat tersembunyi tiba-tiba raib tanpa jejak. Salah satu warga mengungkapkan bahwa celengan yang ia isi selama setahun hanya tersisa Rp50 ribu saat dibuka.
“Ada keluarga saya yang menabung selama berbulan-bulan, tapi begitu dibuka isinya tinggal sedikit. Tidak ada tanda pembobolan, celengannya pun utuh. Ini sangat janggal,” ungkap salah satu warga yang enggan disebut namanya.
Menariknya, kejadian tersebut tidak hanya dialami satu keluarga. Laporan serupa datang dari berbagai rumah tangga yang mengaku mengalami kehilangan uang secara gaib dengan pola kejadian yang hampir identik. Semua terjadi saat malam hari.
Fenomena ini memicu keresahan luas di tengah masyarakat. Dugaan pun mengarah pada aktivitas mistis yang dipercaya masyarakat sebagai ulah babi ngepet—makhluk mitos dalam kepercayaan lokal yang konon bisa mencuri uang secara gaib.
Sebagai bentuk antisipasi, sejumlah warga mulai melakukan ronda malam dan berkumpul untuk membahas cara mengatasi kejadian aneh tersebut. Sebagian lainnya menyarankan pendekatan spiritual melalui doa bersama dan kegiatan keagamaan.
“Kami khawatir. Apalagi ini terjadi pada malam hari. Sudah bukan lagi soal mistis atau tidak, tapi warga jadi takut meninggalkan rumah. Kami berencana mengadakan dzikir dan doa bersama agar kampung ini kembali aman,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Hingga kini, belum ada keterangan resmi dari pemerintah desa maupun aparat kepolisian mengenai laporan tersebut. Meski begitu, masyarakat berharap adanya investigasi lebih lanjut guna mengungkap penyebab hilangnya uang mereka.
Sementara itu, pihak keluarga yang menjadi korban berharap agar kejadian serupa tidak terus berulang. Beberapa bahkan telah memindahkan tabungan mereka ke tempat yang dianggap lebih aman, meskipun tetap diliputi rasa khawatir.
Sebagian warga juga mulai mencurigai adanya unsur lain di luar mistis, seperti kemungkinan pencurian dengan modus halus. Namun sejauh ini, belum ada bukti fisik yang mendukung dugaan tersebut.
Kondisi ini membuat warga berada dalam ketidakpastian. Antara percaya dan tidak, mereka tetap menuntut adanya tindakan konkret dari pihak berwenang untuk memberikan rasa aman.
Masyarakat Dusun Manjalling kini berharap kampung mereka segera pulih dari keresahan dan misteri ini segera terungkap, agar ketenangan bisa kembali menghiasi hari-hari mereka seperti sediakala.






















Discussion about this post