Syaharuddin selanjutnya menjelaskan, Peringatan Hari Bhayangkara menjadi momen merefleksikan perjalanan panjang Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Tema ‘Polri untuk Masyarakat’ relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Polri tak hanya berperan dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai pilar penting pembangunan nasional,” tuturnya.
Di kesempatan itu, Bupati Syaharuddin juga menyampaikan empat arahan kepada jajaran kepolisian dan seluruh pihak terkait. Arahan tersebut diharapkan dapat menjadi pedoman dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan daerah.
Pertama, meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Kedua, menjaga solidaritas dan sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ketiga, terus berinovasi dan adaptif terhadap perkembangan zaman. Keempat, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Mengakhiri sambutannya, Bupati menyerukan semangat persatuan dan pengabdian. “Dirgahayu Bhayangkara ke-79! Polri Presisi, mengabdi tiada henti untuk negeri. Jayalah Polri! Jayalah Indonesia!”
Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan defile pasukan TNI, Polri, Damkar, Dishub, dan ASN, sebagai bentuk penghormatan dan semangat kebersamaan dalam peringatan Hari Bhayangkara di Sidrap.






















Discussion about this post