BERITAPERS || TAKALAR – Pemerintah Kabupaten Takalar terus mendorong penguatan sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi dan ketahanan pangan daerah. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Lingkungan Bantinoto 1, Kelurahan Bontokadatto, Kecamatan Polombangkeng Selatan (Polsel), Kabupaten Takalar, Rabu, 22 Juli 2026.
Kegiatan strategis yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Takalar, Ir. H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, MM.
Prosesi groundbreaking ini dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab Takalar dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), di antaranya Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Takalar Drs. H. Parawangsa, M.Si., Camat Polsel Ayatullah Rawatib, S.E., Danramil Polsel Kapten Arh. Alhan, Kapolsek Polsel Kaharuddin, S.E., Bhabinkamtibmas dan Babinsa Kelurahan Bontokadatto, para Kepala Desa/Lurah, Kepala BPD, para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), serta sekitar 70 warga dan petani setempat.
Pembangunan infrastruktur pertanian berupa pemeliharaan jaringan irigasi tersier di Lingkungan Bantinoto 1 ini direncanakan membentang sepanjang kurang lebih 300 meter.
Infrastruktur irigasi merupakan salah satu elemen krusial dalam menyokong keberhasilan dan produktivitas sektor pertanian lokal. Dengan ketersediaan sistem irigasi yang tertata baik, kebutuhan dan pasokan air bagi lahan pertanian warga dapat terpenuhi secara merata sehingga mampu mendongkrak hasil panen, menyejahterakan para petani, serta menjaga stabilitas ketahanan pangan di Kabupaten Takalar.
Dalam sambutannya, Bupati Daeng Manye mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya para kelompok tani di Polsel, untuk turut mengambil peran aktif menjaga keberlanjutan fungsi irigasi tersebut pasca-pembangunan.
“Irigasi yang baik adalah kunci produktivitas pertanian kita. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran irigasi ini, tidak membuang sampah ke dalam saluran, serta membudayakan gotong royong dalam pemeliharaannya demi keberlangsungan pertanian di Kabupaten Takalar,” imbau Daeng Manye.
Pembangunan jaringan irigasi ini diyakini akan memberikan dampak langsung pada peningkatan produktivitas tanaman pangan, khususnya komoditas padi yang menjadi andalan kawasan Polsel.
Pemerintah daerah dan pihak kecamatan diimbau untuk terus mengawal serta mengawasi pengerjaan fisik proyek agar berjalan lancar, tepat waktu, serta menghadirkan asas manfaat maksimal bagi warga setempat.






















Discussion about this post