BERITAPERS || MAKASSAR – Bupati Takalar, Daeng Manye, menghadiri prosesi pelantikan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., yang berlangsung khidmat di Baruga Andi Pangerang Pettarani, Kampus Tamalanrea, Makassar, Senin (27/4/2026).
Kehadiran orang nomor satu di Takalar ini menjadi simbol penguatan hubungan antara pemerintah daerah dengan institusi pendidikan tinggi dalam memajukan pembangunan di Sulawesi Selatan.
Acara tersebut dihadiri oleh ratusan undangan lintas sektoral, mulai dari kalangan akademisi hingga jajaran pejabat tinggi. Tampak hadir di antaranya Anggota DPD RI, Tamsil Linrung dan Waris Halid, serta sejumlah kepala daerah seperti Bupati Maros Chaidir Syam, Bupati Bantaeng M. Fathul Fauzi Nurdin, Bupati Gowa Husniah Talenrang, dan Bupati Pangkep Muhammad Yusran Lalogau.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Takalar menyampaikan apresiasi dan komitmennya untuk terus menjalin kerja sama strategis dengan Unhas, khususnya dalam mengoptimalkan potensi lokal Kabupaten Takalar.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan Universitas Hasanuddin harus terus diperkuat. Kita butuh dukungan akademisi, terutama dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), riset terapan, dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan daerah,” ujar Daeng Manye di sela-sela acara.
Ia menambahkan bahwa Unhas memiliki peran sentral sebagai mitra strategis pemerintah. Kolaborasi ini diharapkan dapat menyentuh sektor-sektor vital di Takalar, mulai dari peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, hingga pengembangan sektor unggulan seperti pertanian dan kelautan.
“Melalui riset dan pendampingan dari Unhas, kami optimis pembangunan di Takalar akan lebih berbasis data dan inovasi, sehingga dampaknya benar-benar dirasakan oleh masyarakat luas,” pungkasnya.
Pelantikan ini menandai babak baru kepemimpinan di Unhas yang diharapkan mampu membawa kampus “Merah Putih” tersebut semakin berdaya saing global sekaligus tetap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah-daerah di sekitarnya.





















Discussion about this post