BERITAPERS || TAKALAR – Bupati Takalar, H. Mohammad Firdaus Daeng Manye, secara resmi melepas kontingen Kabupaten Takalar yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porseni) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat sekaligus penuh gelora semangat ini dipusatkan di Ruang Pola Kantor Bupati Takalar pada Senin, 29 Juni 2026.
Acara ini dihadiri langsung oleh segenap jajaran pengurus PGRI Kabupaten Takalar, tim pelatih, jajaran official, serta ratusan peserta yang akan bertanding membawa panji daerah.
Dalam prosesi pelepasan tersebut, Bupati Firdaus Daeng Manye menyerahkan bendera kontingen secara simbolis kepada perwakilan peserta.
Penyerahan bendera ini menjadi representasi dari besarnya rasa kepercayaan, amanah, dan harapan seluruh masyarakat Kabupaten Takalar agar para pahlawan tanpa tanda jasa ini mampu menorehkan prestasi gemilang di tingkat provinsi.
Atmosfer Ruang Pola tampak begitu membara, dipenuhi oleh rona antusiasme para pendidik yang kompak mengenakan seragam hijau khas organisasi PGRI.
Dalam arahannya, Bupati Firdaus Daeng Manye membakar semangat seluruh anggota kontingen agar bertanding dengan penuh rasa percaya diri, menanamkan kedisiplinan yang tinggi, serta senantiasa menjaga sportivitas di atas lapangan.
Ia menegaskan bahwa ajang Porseni bukan sekadar panggung kompetisi fisik dan talenta semata, melainkan wadah strategis bagi para guru untuk menunjukkan kualitas, mempererat tali silaturahmi antar-daerah, serta menjaga martabat kehormatan Kabupaten Takalar.
Jadikan kesempatan emas ini sebagai momentum terbaik untuk menunjukkan prestasi, mempererat silaturahmi sesama pendidik, serta yang paling utama adalah menjaga nama baik daerah kita.
Bertandinglah dengan semangat yang menyala-nyala, junjung tinggi sportivitas, dan berikan persembahan terbaik untuk Kabupaten Takalar, pesan Bupati Firdaus Daeng Manye di hadapan para peserta.
Pemerintah Kabupaten Takalar menaruh harapan besar agar keikutsertaan kontingen PGRI dalam ajang kali ini tidak hanya membawa pulang trofi kemenangan dan medali emas, tetapi juga menjadi pemantik dalam memperkuat kebersamaan.
Selain itu, momentum ini diharapkan dapat memotivasi para guru untuk terus meningkatkan mutu pendidikan serta menginspirasi rekan sejawat lainnya dalam mengembangkan potensi diri di bidang olahraga, seni, maupun inovasi pembelajaran di sekolah masing-masing.
Usai prosesi pelepasan, seluruh rombongan dijadwalkan langsung bertolak menuju lokasi pelaksanaan kegiatan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan dengan tekad bulat untuk mengharumkan nama Butta Panrannuangku.





















Discussion about this post