Wakil Ketua PGRI Sulawesi Selatan, Dr. H. Basri, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menekankan pentingnya konferensi kerja sebagai forum evaluasi dan penyusunan program setahun ke depan. Menurutnya, PGRI harus menjadi solusi bagi setiap persoalan guru. “Tidak boleh ada guru yang bermasalah tanpa solusi. Baik terkait pembelajaran, bahan ajar, maupun penguasaan materi, semua harus ada jawabannya di PGRI,” kata Basri.
Ia bahkan menyebut PGRI sebagai organisasi yang “mengatasi masalah tanpa masalah” bagi guru. Selain itu, PGRI dituntut berkolaborasi dengan pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan instansi lain untuk melindungi hak-hak guru. “PGRI harus tampil terdepan dalam memberikan rasa aman dan nyaman bagi guru dalam menjalankan tugasnya,” tegas Basri yang juga menjabat Ketua AAI Sulsel.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Zadrak Tombeg secara simbolis disematkan jas dan pin PGRI oleh Ketua PGRI Tana Toraja, menandakan dirinya sebagai anggota resmi organisasi.
Adapun susunan pengurus harian PGRI Tana Toraja periode terbaru terdiri dari Ketua Andarias Lebang, S.Pd, Wakil Ketua I Drs. Aminuddin, M.Pd, Wakil Ketua II Luther Lopi Mangalla, S.Pd, Wakil Ketua III Daniel Ta’dung, S.Pd., M.Pd, Sekretaris Yulius Roma Patandean, S.Pd., M.Pd, Wakil Sekretaris Lewi Talebong, S.Pd., MM, Bendahara Ridwan Hasli, S.Pd., MM, dan Wakil Bendahara Marthina Palayukan, S.Pd.
Untuk bidang-bidang, masing-masing dijabat oleh Benyamin Battong, S.Pd., M.Pd (Kaderisasi dan Organisasi), Ema Lapu’, S.Pd (Pengembangan Profesi dan Karier Guru/PTK), Markus Era, S.Pd., MM (Penegakan Kode Etik dan Advokasi), Salempa, S.Th., MM (Bantuan Hukum dan Perlindungan Profesi), Thomas Engki Patandean, S.Pd., M.Pd (Penelitian dan Pengabdian Masyarakat), Netty Sonda, S.Pd (Pembinaan dan Pengembangan Lembaga Pendidikan), Ambo Tang, S.Pd., MM (Kerjasama dan Pengembangan Usaha), serta Remana Margaretha, S.Pd atau Rahmat (Kesejahteraan dan Ketenagakerjaan).
Dengan terbentuknya susunan kepengurusan ini, PGRI Tana Toraja diharapkan semakin solid dan mampu menjalankan perannya sebagai organisasi profesi guru yang kuat, profesional, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.









