BERITAPERS || Pinrang – Pemerintah Kecamatan Lanrisang kembali menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian budaya lokal dengan menghadiri kegiatan Mappalili yang digelar oleh masyarakat Desa Barangpalie, Rabu (11/6/2025) pagi. Hadir langsung dalam kegiatan tersebut Camat Lanrisang, Bachrum Syah, S.Stp., M.Si., yang terlihat mengenakan baju putih, duduk bersama unsur muspika dan tokoh masyarakat.
Mappalili merupakan tradisi adat turun-temurun masyarakat Bugis, yang digelar menjelang musim tanam. Tradisi ini tidak hanya menjadi bentuk doa dan harapan untuk panen yang baik, tetapi juga sebagai simbol kuatnya persatuan, gotong royong, dan rasa syukur masyarakat petani atas siklus kehidupan yang terus berjalan.
Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WITA dan dihadiri oleh berbagai pihak, antara lain: Perwakilan Danramil 1404-08/Lanrisang, Serka Suaib, Kapolsubsektor Lanrisang, Iptu Baharuddin, Pj. Kepala Desa Barangpalie, Risnawati, Penyuluh Pertanian Lapangan, Wahida, Perwakilan Dinas Pengairan, H. Tipu, Ketua Gapoktan, H. Hasan Pacarinnai, Tokoh agama, tokoh masyarakat, dan para ketua kelompok tani.
Dalam sambutannya, Camat Bachrum Syah menekankan bahwa Mappalili bukan hanya bagian dari adat istiadat, tetapi juga ruang konsolidasi antara petani, pemerintah desa, dan stakeholder lainnya dalam menyambut musim tanam.
“Pemerintah sangat mendukung kegiatan semacam ini karena menjadi momentum untuk menguatkan koordinasi pertanian dan pelestarian budaya. Semangat gotong royong ini sangat dibutuhkan agar program ketahanan pangan berjalan baik di tingkat desa,” ujar Camat.
Sementara itu, Ketua Gapoktan Barangpalie, H. Hasan Pacarinnai, menyampaikan harapan agar petani bisa mendapatkan hasil panen yang lebih baik tahun ini.
“Kami berharap tradisi ini menjadi awal yang baik bagi hasil panen mendatang. Kami juga siap mendukung program pemerintah terkait peningkatan produksi pangan,” katanya.
Dari sisi teknis, Wahida selaku penyuluh pertanian memberikan pemaparan tentang jadwal tanam dan pengelolaan air yang ideal. Hal ini ditanggapi langsung oleh perwakilan pengairan, H. Tipu, yang menyatakan kesiapan mendukung distribusi air secara merata.
“Kami siap memantau dan mengatur pengairan sesuai jadwal demi kelancaran dan pemerataan penggunaan air di kalangan kelompok tani,” ujar H. Tipu.
Kegiatan Mappalili ini selesai pada pukul 10.00 WITA dengan suasana yang penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kesiapan masyarakat dan pemerintah dalam menyambut musim tanam secara terpadu dan harmonis. (***)





















Discussion about this post