BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG — Pemerintah Kecamatan Lanrisang melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan pembangunan jalan beton tahap pertama di Desa Samaulue, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, yang bersumber dari Tahun Anggaran 2026.
Evaluasi tersebut dilaksanakan pada Jumat, 2 Oktober 2026, sebagai bagian dari upaya memastikan pelaksanaan pembangunan infrastruktur desa berjalan sesuai dengan perencanaan, ketentuan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Camat Lanrisang, Hasri Hadi, S.IP, turun langsung melakukan pemantauan dan evaluasi di lokasi pembangunan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Ir. Amil Sudir Ambara, Kasi PMD Kecamatan Lanrisang Jamaludin, SH, serta Pendamping Desa Asma.
Hasri Hadi meninjau kondisi fisik jalan beton yang telah dikerjakan sekaligus melihat kesesuaian pelaksanaan pembangunan dengan perencanaan yang telah ditetapkan.
Menurutnya, evaluasi lapangan penting dilakukan agar setiap pembangunan yang dilaksanakan melalui anggaran desa dapat dipastikan kualitas dan pemanfaatannya bagi masyarakat.
“Evaluasi ini kami lakukan untuk memastikan pembangunan jalan beton tahap pertama di Desa Samaulue berjalan sesuai dengan perencanaan dan ketentuan yang berlaku. Kami juga melihat langsung kondisi pekerjaan di lapangan agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Hasri Hadi.
Ia menegaskan, pemerintah kecamatan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi bersama pemerintah desa serta pihak terkait dalam setiap tahapan pembangunan.
“Kami berharap pembangunan ini dapat dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas pekerjaan, sehingga infrastruktur yang dibangun bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang dan mendukung kelancaran aktivitas warga,” tambahnya.
Kegiatan evaluasi tersebut juga menjadi bagian dari fungsi pembinaan dan pengawasan pemerintah kecamatan terhadap pelaksanaan pembangunan di tingkat desa.
Pemerintah Kecamatan Lanrisang berharap pembangunan jalan beton di Desa Samaulue dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, memperlancar akses antarwilayah, serta mendukung aktivitas sosial dan ekonomi warga.
Dengan adanya pemantauan secara langsung, pelaksanaan pembangunan diharapkan tidak hanya selesai secara administratif, tetapi juga menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. (MLP)










