BERITAPERS || LANRISANG, PINRANG – Pemerintah Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang, secara resmi menerima kedatangan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik 2026 Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Nobel Makassar dalam sebuah seremoni yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Lanrisang, Senin (27/7/2026).
Penerimaan mahasiswa KKN tersebut dipimpin langsung oleh Camat Lanrisang Hasri Hadi, S.IP, didampingi Sekretaris Kecamatan Lanrisang Firman Sahuddin, SH., MAP, Kapolsubsektor Lanrisang IPDA Irwan Asmadi, SE, Lurah Lanrisang, serta para kepala desa se-Kecamatan Lanrisang.
Kegiatan ini menjadi momentum awal terjalinnya sinergi antara dunia akademik dengan pemerintah daerah dalam mendukung berbagai program pemberdayaan masyarakat. Melalui pelaksanaan KKN Tematik, para mahasiswa diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang dimiliki sekaligus menghadirkan solusi inovatif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat di tingkat desa.
Dalam sambutannya, Camat Lanrisang Hasri Hadi menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan ITB Nobel Makassar kepada Kecamatan Lanrisang sebagai lokasi pelaksanaan KKN Tematik tahun 2026.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa merupakan energi baru yang diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung program pembangunan, pemberdayaan masyarakat, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Kecamatan Lanrisang.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh mahasiswa KKN Tematik ITB Nobel Makassar di Kecamatan Lanrisang. Jadikan kegiatan ini sebagai wadah untuk belajar bersama masyarakat, memahami kondisi di lapangan, serta memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang bermanfaat. Kami berharap terjalin kolaborasi yang baik antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat sehingga pelaksanaan KKN dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Hasri Hadi.
Hasri Hadi juga mengimbau seluruh pemerintah desa dan kelurahan agar memberikan dukungan penuh kepada para mahasiswa selama menjalankan pengabdian di lokasi masing-masing. Menurutnya, komunikasi yang baik antara mahasiswa dan pemerintah desa akan menjadi kunci keberhasilan seluruh program kerja yang akan dilaksanakan.
Sementara itu, kehadiran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), lurah, dan para kepala desa menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan suasana yang kondusif bagi pelaksanaan KKN. Dukungan lintas sektor dinilai penting agar setiap program yang dijalankan mahasiswa dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat langsung kepada masyarakat.
Melalui KKN Tematik 2026 ini, diharapkan lahir berbagai inovasi dan kegiatan yang mampu mendukung pembangunan desa, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Kecamatan Lanrisang. (MLP)






















Discussion about this post